Di Balik Meja Kasir : Anak Baru Supermarket
Endah Asmowidjoyo
Februari 23, 2018
0 Comments
Melanjutkan cerita saat saya bekerja di supermarket sebagai anak baru. Cusss...
Cerita anak baru yang kena peloncoan udah ga asing lagi di telinga sebenernya, tapi beruntunglah saya yang tidak mengalami ini di Superindo Mampang. Ada 2 faktor penting kenapa menjadi anak baru ga terlalu berat; pertama adalah karena senior yang ga merasa punya senioritas, dan yang kedua adalah pelanggan yang saling mengahargai. Tindakan senioritas para senior adalah neraka bagi anak baru bodoh macam saya ini, sering melakukan kesalahan atau lupa input barang ga kemudian membuat mereka jadi marah tapi justru membuat mereka lebih ketat lagi mengawasi saya dalam bekerja. Dan soal pelanggan, ahh, di Superindo Mampang kami bisa bercengkrama hangat dengan mereka seperti seorang kawan lama yang baru bertemu kembali. Rasanya? Menyenangkan!
Cerita anak baru yang kena peloncoan udah ga asing lagi di telinga sebenernya, tapi beruntunglah saya yang tidak mengalami ini di Superindo Mampang. Ada 2 faktor penting kenapa menjadi anak baru ga terlalu berat; pertama adalah karena senior yang ga merasa punya senioritas, dan yang kedua adalah pelanggan yang saling mengahargai. Tindakan senioritas para senior adalah neraka bagi anak baru bodoh macam saya ini, sering melakukan kesalahan atau lupa input barang ga kemudian membuat mereka jadi marah tapi justru membuat mereka lebih ketat lagi mengawasi saya dalam bekerja. Dan soal pelanggan, ahh, di Superindo Mampang kami bisa bercengkrama hangat dengan mereka seperti seorang kawan lama yang baru bertemu kembali. Rasanya? Menyenangkan!




