Tampilkan postingan dengan label Gelar Acara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gelar Acara. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 November 2018

XYCLO : Imajinasi Ruang 7 Perupa Muda, Terbebas dari Beban Definisi Karya Seni

November 26, 2018 0 Comments
Ahad (25/11) bertempat di Galeri Kertas (Studio Hanafi), Cinere, Depok, 7 Perupa Muda menampilkan karya dalam sebuah pameran bertajuk XYCLO (syaiklo – red).  Ialah Amiko, Asmoadji, Jinggam, M. Raka Septianto, Ivan Oktavian, Kevin Nathaniel, dan Gilang Mustofa, di bawah kurator perupa senior Ugeng T. Moetidjo. Selama 4 jam acara ini dipandu oleh Milliyya, seorang beauty blogger  yang juga merupakan Sekretaris PSI Jakarta.


Milliyya (Dok. Ibra Aghari)


Senin, 07 November 2011

Talkshow Chip Special: How To Get Rich With Mobile Apps

November 07, 2011 0 Comments
Rabu, 2 November 2011 pukul 13.30 WIB bertempat di Merak Room, JCC, lagi-lagi tak segan-segan majalah CHIP bersama Nokia mengadakan sebuah talkshow gratis! yang kali ini bertema Developer Day @ Indocomtech 2011. Taklshow siang itu terasa berbeda karena dibarengi dengan acara peluncuran buku dengan judul yang sama (tujuan talkshow ini sebenernya lebih kepada bedah buku How To Get Rich With Mobile Apps).

Berangkat pukul 12 dengan menumpang busway, saya dan tiga teman lain meluncur ke TKP walau di payungi hujan gerimis. Cukup lama kali menunggu busway, kira-kira hampir setengah jam kami menunggu angkutan idola dan andalan ibukota itu. Walaupun datang telat, setelah registrasi kami tetap dipersilahkan masuk oleh panitia yang sangat sopan dan ramah itu. Hanya satu hal yang kami sayangkan karena datang telat, kami berempat gak dapet tiramisu sebagai coffee break hahahahah

Mas Naren saat membahas NFS


Herman Tohari saat membantu penjelasan Mas Naren

Acara diisi oleh empat pembicara keren yang bikin acara talkshow meriah dan gak ngebosenin, yaitu:

  1. Narenda Wicaksono, Developer Manager Nokia Indonesia
  2. Maretha Dewi, Service Manager Nokia Indonesia
  3. Firstman Marpaung, President of NICE
  4. Herman Tohari, Suma Mobile
Inilah tema-tema yang diangkat pada talkshow tersebut; 
  1. Pengembangan aplikasi di Nokia
  2. Kiat bagi para developer
  3. Qt development
  4. Windows phone development
  5. Web apps development
  6. Java development
  7. Flash lite development
  8. Nokia themes development
  9. Publish apps di Ovi Store
  10. NFS, dll

Maretha sebagai wakil Nokia juga menegaskan bahwa Nokia sama sekali tidak mendukung OS berbasis Android karena tidak berpihak pada developer. Seperti memberi penegasan pada pernyataan Maretha tersebut, Mr. Firstman mengenakan T-Shirt bertuliskan "Will Code For Food". Kalo semua gratis, bisa makan dari mana? Sstt. . . jangan bilang-bilang ya padahal saya juga pake Android hihihihi

Melalui acara ini, Nokia membuka peluang bagi para developer yang ingin mempublish karya-karyanya. Nokia juga berharap karya-karya anak bangsa bisa lebih diterima oleh masyarakat dunia yang tentu hal ini selain menambah kebanggaan bangsa juga menambah kesuksesan dalam hal penghasilan ^_^

Pamer souvenir dari CHIP

Jumat, 22 April 2011

Workshop Coding Mobile Game Developer oleh Majalah Chip dan Nokia

April 22, 2011 0 Comments
Ya ampuunnn...

Telat posting nih, karena nungguin data dari temen yang sudah lebih dari seminggu belum juga ditransfer. Ya sudahlah nanti di tambah saja.

Minggu lalu, tepatnya tanggal 13 April 2011, Majalah Chip dan Nokia mengadakan Workshop coding untuk mobile game developer, bertempat di Ballroom Ruby, Gedung KOMPAS Gramedia, Palmerah Jakarta.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan selesai pukul 17.00 WIB. Tidak seperti acara-acara lain yang saya datangi yang sering kali diwarnai oleh "jam karet", enam belas jempol (secara kami datang berdelapan) patut kami ajukan untuk workshop ini. Tepat waktu euy...

Acara dimulai dengan pembagian goodie bag (2 buah majalah Chip), lalu dilanjutkan dengan sarapan selama setengah jam, dari pukul 09.00 sampai 09.30. Berlanjut dengan sambutan dari Aditia Dwiperdana, wakil Agate Studio, mitra Nokia yang memberikan materi workshop. Nokia memang bekerjasama dengan Agate Studio pada acara workshop ini





















Pukul 12.00 sampai pukul 13.00, workshop rehat sejenak untuk makan siang, lalu materi workshop dilanjutkan hingga pukul 15.00. Selama 15 menit kita rehat lagi untuk coffee break. Pukul lima sore, kita semua sudah selesai mengikuti workshop.

Bagi saya dan kawan-kawan yang belum pernah membuat game, workshop ini sungguh sangat bermanfaat, bisa menjadi pengalaman pertama bagaimana membuat game, sedangkan bagi para developer ini kesempatan untuk menjual game mereka ke OVI Store (peserta workshop yang mendaftar ke OVI Store sebagai developer game tidak akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar 1 euro).





















Acara workshop ini juga akan dilengkapi dengan Developer Camp dan Competition yang kemungkinan besar tidak akan kembali kami ikuti.

Senin, 04 April 2011

Pesta Buku Mizan

April 04, 2011 0 Comments
Sekedar berbagi info aja nih!
Buat temen-temen yang sedang berencana menambah koleksi buku bacaannya, boleh lho tengok-tengok ITC Depok lt. 2.
Dari tanggal 25 Maret - 25 April '11, sedang digelar Pesta Buku Mizan.
Agenda acara lain:
Seminar Pendidikan: Teaching With Ur Heart, 15 April '11 (Pkl 14.00 - 16.00).
Lomba Lipsync-Dance Justin. B, 22 April '11.
Temu penulis KKPK dan pemutaran film Laskar Pelangi dan Garuda Di Dadaku, 24 April '11.
NB: informasi lanjut hub Poppy (021)7874455
C U there ^_^


Senin, 07 Februari 2011

Book Signing dan Bedah Buku Ranah 3 Warna

Februari 07, 2011 0 Comments

Hari Minggu kemarin, tanggal 07 Februari 2011, bertempat di TMBookStore, Depok Town Square, telah diadakan acara book signing (penandatanganan buku) dan bedah buku Ranah 3 Warna. Pasti udah pada tau dong, ya, sekuel dari trilogi novel best seller Negeri 5 Menara karya A. Fuadi (apa jangan-jangan belum pada tau, ya?). Acara ini diselenggarakan berkat kerjasama TMBookStore dan Goodreads (emang komunitas yang concern banget dengan buku dan meningkatkan minat baca, ya?).

Acara yang diadakan sempat molor sekitar 20 menit, yang semula dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB, akhirnya baru dimulai pukul 14.00 Waktu Indonesia Banget (as molor). Acara tanya jawab berlangsung singkat, karena keterbatasan waktu banyak para pembaca, termasuk saya yang tidak mendapat kesempatan bertanya hiks.. hiks..

Uda Fuadi ( sok akrab sama penulisnya) adalah orang yang ramah dengan wajah penuh sinar, sepanjang acara beliau tidak pelit mengumbar senyum. Beliau seperti berusaha mengakrabkan dirinya dengan kami para pembaca, dan usaha itu sangat berhasil menurut saya.

Uda Fuadi tidak menerbitkan novel untuk sekedar mencari keuntungan, karena sebagian royalty dari penjualan novel-novelnya disalurkan untuk membangun komunitas Menara, sebuah yayasan sosial yang membantu orang tidak mampu berbasiskan sukarelawan.

Mungkin ada sekitar 100 orang lebih yang hadir dalam acara itu, karena waktu penandatangan buku memakan waktu lebih dari setengah jam. Beruntung saya mendapat antrian di bagian depan, tidak sampai urutan kesepuluh dari orang pertama yang mendapat tandatangan pertama. Sayang, saya tidak mendapat kesempatan untuk berfoto bersama.


Dalam novel-novelnya, Uda Fuadi selalu menyisipkan sebuah mantra pembangkit semangat. Dalam novel pertamanya Uda menuliskan "Man Jadda Wajada" dan dinovel keduanya Uda menuliskan "Man Shabara Zhafira" yang bermakna siapa yang bersabar akan beruntung. Ahhh... betapa indahnya kata-kata itu.

Senin, 06 Desember 2010

FESTIVAL PEMBACA INDONESIA

Desember 06, 2010 0 Comments
Bertempat di GOR Soemantri Pasar Festival Kuningan Jakarta, Minggu 5 Desember pukul 10 pagi, diadakan sebuah acara Festival Pambaca Indonesia oleh komunitas Goodreads. Sebuah ide untuk menjembatani para pembaca agar dapat saling berbagi dan bertukar informasi mengenai buku. Hemmm, sebagai orang yang suka baca (walau bukan termasuk maniak), saya merasa harus datang ke acara ini. Lagipula kalo dihitung-hitung, akomodasinya gak sulit-sulit amat koq dari rumah, naik angkot sekali trus naik busway, sampailah di tempat tujuan.

Jadi berbekal arahan dari kaka perempuan no 4, saya meluncur ke tempat acara. berangkat pukul 9, tiba di tempat tujuan pukul 10, pas sekali.

Sesampainya disana, saya berkeliling-keliling melihat stand-stand yang ada. Ada stand bedah buku, book swap (menukar buku yang kita bawa dengan buku yang tersedia), pemutaran film (walaupun sempat terganggu akibat mati lampu tapi tetep dapat diselesaikan dengan mulus dan diakhiri dengan tepuk tangan yang gegap gempita), stand makanan dan minuman, stand merchandise dan pastinya stand "tunjukkan koleksimu".

Ada 3 film yang diputar hari itu, Stardust, Tuck Everlasting dan The Road. Gak banyak yang nonton hari itu, untuk menunggu penonton, saya sampe harus nunggu setengah jam lebih. Pada rencana awal Stardust diputar pukul 10.30 tapi karena alasan belum ada pengunjung (penontonnya baru saya saja) jadilah saya menunggu sampai ada yang dateng nonton lagi. Beruntung bagi saya, 3 orang perempuan berbagai usia masuk dan ikut menonton, lalu 1 orang masuk lagi, kemudian 2 orang berikutnya masuk juga. Walau sampai akhir film penontonnya gak lebih dari 10 orang, tapi tetap tidak mengurangi keseruan film Stardust.

Stardust bercerita tentang seorang pemuda yang berjanji membawakan bintang jatuh untuk mencegah kekasihnya menikahi pria lain sebelum hari ulang tahun si gadis yang jatuh seminggu lagi. Sayangnya dia memiliki saingan yang gak sembarangan, 3 orang penyihir jahat yang menginginkan jantung, ginjal dan hati si bintang jatuh (karena ternyata si bintang jatuhnya berwujud gadis cantik), dan sekelompok calon Raja Stormhold yang menginginkan kalung yang dipakai si bintang jatuh.

Lucu dan menegangkan, lebih banyak lucunya sih. pokoknya keren.... (sst... menurut kabar, novelnya lebih bagus daripada HarPot lho...).

Pukul 2 ada acara Book War, idenya menukar buku yang kita bawa dengan buku yang disediakan panitia dengan cara berebutan. Sayangnya, saya gak dapet buku incaran, hiks.. hikss.. Tapi walaupun demikian, hal itu tidak mengurangi kebahagiaan saya sepulangnya dari acara.

Jujur, gak nyesel dateng ke acara ini, apalagi dengan keuntungan bisa menukar buku yang sudah kita baca dengan buku baru yang ada. Dan yang lebih membuat saya bangga adalah buku yang saya tukar sudah gak ada, itu artinya sudah dipilih orang. Itu berarti selera buku bacaan saya bagus, ya gak? (hehehe, PD sendiri). Saya menantikan acara selanjutnya. Goodreads, it's a good idea...

Bagi yang mau gabung, langsung aja cek di www.goodreads.com. oceh...???