Tampilkan postingan dengan label Hypnosoulmate. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hypnosoulmate. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Oktober 2011

Pain Management - Headache

Oktober 21, 2011 0 Comments
Note: Materi saya ambil dari Grup Hypnosoulmate, jika teman-teman ingin bergabung silahkan klik disini. Dan tanpa bermaksud, merubah isi dan kualitas materi telah mengalami beberapa perubahan.



Mungkin, penyakit yang paling sering dikeluhkan dan diderita orang adalah sakit kepala. Entah kita dalam keadaan senang ataupun sedih, sakit kepala datang tanpa diduga. Kebanyakan, reaksi seseorang yang mendengar orang lain sakit kepala adalah menyarankan untuk dipijit. Pijitan di kepala yang sakit sejenak memang mengurangi rasa sakit itu, namun saat pijitan berhenti maka rasa sakit yang terasa lebih kuat justru akan datang.

Memijat adalah memberi tekakanan. Ilustrasinya, jika suatu aliran energi yang deras di lawan atau ditahan maka saat tekanan itu dilepas sudah tentu energi tadi akan meningkat. Begitu pun dengan sakit kepala. Jika kita menekan dengan memijat kepala, mungkin hal ini akan memberikan arus sakit tadi semakin kuat. Hasilnya bukan mengurangi rasa sakit (kepala) malah menambah rasa nyerinya.

Ada 3 langkah mudah dalam formula terPOWERFULL yang mungkin bisa di coba untuk anda dalam mengurangi rasa sakit di kepala, yaitu:

  1. Meyakini bahwa rasa sakit adalah hal yang wajar dan sangat penting bagi diri,
  2. Tersenyumlah,
  3. Lakukanlah hal-hal yang nyaman (hal yang membuat rasa geli/mengelitik) di kepala.
 Langkah pertama dan paling penting adalah membuat diri anda menyadari dan meyakini bahwa ‘rasa sakit’ adalah hal yang NORMAL. Karena banyak sekali orang mengira rasa sakit adalah hal yang dianggap ‘tidak beres’ atau bahkan tidak normal. Padahal dengan anda meyakini setelah menyadari rasa sakit ini, anda akan sangat mudah mengendalikannya. Pertanyaannya adalah “apakah benar rasa sakit (kepala) adalah hal yang NORMAL dan WAJAR? Tentu saja ‘YA’. Sangat manusiawi jika setiap manusia, bahkan makhluk-makhluk hidup lainnya mempunyai rasa sakit/nyeri. Dalam sebuah buku tercantum tulisan “sakit itu adalah hal yang wajar/normal”. Karena sakit adalah alarm tubuh untuk memberi tahukan pikiran sadar kita untuk segera merespon dan mengambil tindakan agar menjaga tubuh kita agar tidak terjadi kerusaakan. Apakah anda bisa membayangkan jika tanpa rasa sakit, tiba-tiba tubuh anda hilang satu per satu? Atau mungkin anda bingung dengan orang disekitar anda yang meninggal dunia secara mendadak? Bukankah rasa sakit begitu penting untuk manusia? Karena itulah mulai sekarang terimalah ‘rasa sakit’ adalah tools anda yang diberikan Tuhan untuk menjaga diri anda dari kerusakan.

Lalu apakah hanya dengan meyakini bahwa rasa sakit adalah hal yang wajar dan normal bisa seketika menghilangkan rasa nyari/sakit kepala anda? Mungkin saja. Tapi benarkah anda sudah melakukan formula pertama tadi dengan benar jika tubuh/non verbal anda tidak diikut sertakan. Bukankah mind-body connection? Jika tubuh anda masih mengatakan “haduuuuhhhh sakkiiiiitttt” dengan fisiologis/ keadaan tubuh orang-orang kesakitan, maka sudah tentu unconscious-mind (pikiran tak sadar) anda belum menyetujui bahwa anda sudah menerima dan meyakini rasa sakit adalah sesuatu yang NORMAL/WAJAR. Sebenarnya ada beberapa macam postur tubuh yang menunjukkan anda sedang bahagia, dan TERSENYUMlah yang akan kita bahas. Selain simpel, cepat, mudah, dan tidak membuat waktu anda terbuang karena melakukannya.
Tersenyumlah beberapa saat untuk memprogram pikiran anda semakin positif (bahagia, ihklas, dll). Dari sebuah buku, “dengan tersenyum/mungkin tertawa akan mengaktifkan/meningkatkan hormon dopamin dalam otak, dan ketika kadar dopamin sudah cukup banyak, maka rasa nyeri akan perlahan- lahan menghilang”. Cobalah hal ini, ‘TERSENYUM’. Maka pikiranmu akan semakin positif dan rasa nyeri dan sakit pun dapat dikendalikan.

Ettsss....masih ada 1 formula lagi sebagai pelengkap dan yang paling bisa diandalkan untuk mempercepat meredakan rasa sakit/nyeri, yaitu ‘GELI’. Coba saja, ketika anda merasa sedih atau bahkan badmood tiba-tiba segerombol teman anda menggelitiki anda secara brutal. Bukankah anda akan tertawa sampai anda lemas? Atau bahkan anda menjadi melupakan badmood anda tadi? Menggelitik/ membuat geli ini lebih powerfull meredakan rasa nyeri/sakit dari pada memberikan tekanan berupa pijatan-pijatan kencang. Karena sifatnya hanya sentuhan lembut, mengklitik (membuat geli) akan memudahkan anda menghasilkan hormon dopamin (dan hormon menyenangkan lainnya) lebih banyak. Cobalah rasakan betapa hebatnya formula ke3 ini (tentu formula ke 1 dan 2 tetap ‘on’) mempercepat mengurangi rasa nyeri/sakit (kepala) anda. Bahkan kurang dari 5 menit lagi. Tapi mengelitik di sini tidak sembarangan. Anda harus benar2 memfokuskan rasa geli dari klitikan anda. Rasakan setiap sensasi yang begitu nyaman dan geli, sehingga meniban/mengganti rasa nyeri/sakit (kepala) anda. Dalam 5 menit, bahkan kurang rasa nyeri/sakit (kepala) anda akan berkurang bahkan mereda. SELAMAT MENCOBA!!!

Salam Lilik H.S.A (Praktisi dan Pembelajar)

Kamis, 20 Oktober 2011

Kenapa Tuhan Menempatkan Jantung di Sebelah Kiri?

Oktober 20, 2011 14 Comments
Note: Materi saya ambil dari Grup Hypnosoulmate, jika teman-teman ingin bergabung silahkan klik disini. Dan tanpa bermaksud, merubah isi dan kualitas materi telah mengalami beberapa perubahan.


Mungkin dari 'bangku SD' (seharusnya) kita diajarkan tentang organ-organ tubuh (dalam dan luar) manusia. Mungkin semua orang tau bahwa letak jantung kita berada di dada sebelah kiri, tapi pernahkah terfikir untuk apa ada disitu? Kenapa gak ditatuh ditengah-tengah aja?

Diantara sekian banyak rahasia Tuhan, mungkin inilah sedikit penjelasannya:
  1. Dengan adanya jantung di dada sebelah kiri kita, maka menurut Nabi besar Muhammad SAW, sangat dianjurkan agar ketika kita tidur menghadap ke kanan atau miring ke kanan. Ketika kita membiasakan tertidur dengan posisi demikian, maka kesehatanpun akan lebih terjaga (mungkin karena agar jantung dapat sedikit berpindah ke tengah dada kita).
  2. Bagi suami istri, saat anda berpelukan, inilah yang disebut dengan belahan jiwa dimana saat anda berpelukan seolah-olah jantung anda mengisi seluruh dada (karena jantung sebelah kanan terisi oleh jantung pasangan anda dan sebaliknya) jika rasa cinta yang begitu tulus terpancar, saat detak jantung anda menjadi seirama, bahkan seolah-olah menjadi satu. Ini lah yang terkadang terlewatkan oleh manusia bahwa "berpelukan adalan bahasa nonverbal yang paling menunjukkan simpati yang sangat-sangat powerfull". Untuk itu saat ini juga mulailah satukan rasa sayang dan cinta tulus anda dengan merasakan menyatunya detak jantung anda menjadi seirama maka biarkanlah cinta menyatukan kita.
Salam- Lilik H.S.A Sang Pembelajar..

Belajar Bijak Dalam "Menjual"

Oktober 20, 2011 0 Comments
Note: Materi saya dapat dari Grup Hypnosoulmate jika teman-teman mau bergabung silahkan klik disini. Dan tanpa bermaksud mengurangi isi dan kualitas, materi telah mengalami beberapa perubahan.

Mungkin diantara anda/ bahkan banyak dari anda berfikir "sales" adalah sebuah pekerjaan yang membuat "bulu kuduk" anda berdiri/merinding.

Sebuah pelatihan "Selling with NLP" menjabarkan banyak pengetahuan lama yang sebenarnya baru disadari, dimana sebenarnya sejak pertama kali kita lahir, kita telah menjadi seorang penjual yang baik. Tangisan adalah modal jualan dalam hidup kita. karenanya seorang dokter akan mengusahakan bayi yang baru lahir untuk menangis. tapi bukan itu yang akan kita bahas disini.

Hingga saat ini, setiap dari kita sebennarnya adalah seorang "seller" Misal dalam percintaan, bukankah kita semua "menjual diri" untuk disenangi dan dicintai oleh pasangan kita? Bayangkan jika anda tidak dapat "menjual diri" pada pasanagn, seperti membuat oranglain jatuh cinta dengan cara mencurahkan perasaan (nembak) dan menjual cinta demi mendapatkan benefit (cinta yang terbalas) Apakah anda dapat menjemput soulmate anada dengan cepat?
Pertanyaan di atas tentu membuat kita berfikir, "Bagaimana dengan orang yang samapi saat ini belum menikah padah sudah memasuki usia "wajib nikah"? Apakah mereka seorang penjual yang buruk? Apakah mereka tidak PD dengan apa yang mereka miliki?

Mari kita kesampingkan "tipe" orang yang "menunda" ini karena bisa jadi ada suatu alasan tersendiri yang bersifat "pribadi dan rahasia". Karenanya kita hanyak akan berfokus pada bagaimana anda menjadi seorang "seller" yang hebat untuk dengan cepat menjemput "soulmate" anda.

Sampai saat ini kita masih terus belajar dan mencoba sadar terhadap segala ilmu dunia yang luar biasa. Khusunya ilmu tentang manusia, makhluk yang diciptaan Tuhan dengan sangat sempurna. Bahkan dalam Islam dikatakan "malaikat dan semua makhluk Tuhan lainnya diperintahkan untuk bertekuk lutut saat manusia tercipta". Pertanyaannya, kenapa manusia selalu berbuat salah, khilaf dan dosa? Lalu, dimana arti kesempurnaan itu?

Kesempurnaan manusia terletak pada ketidaksempurnaan itu sendiri. diman kita semua saling melengkapi.

Dalam banyak buku, pelatihan, seminar atau referensi tentang penjualan, diungkapkan bahwa " menjual akan berhasil ketika dapat menjual dengan kualitas terjamin"..(1). Secara logika memang tidak akan ada yang mau membeli barang tanpa kualitas. Jika anda berfikir bahwa hal ini benar, anda KELIRU BESAR. Kenapa? Banyaknya pasar loak yang memberikan harga murah meriah, selalu ramai dibanjiri pelanggan. Lalu apakah mereka mengutamakan kualitas barang yang dijual? Mungkin tidak karena mereka hanya mementingkan kuantitas. Intinya kualitas tidak menjamin "barang dagangan" anda laris manis.

"Menjual akan berhasil ketika dapat menjual manfaat kepada pembeli"..(2). Jika anda setuju dengan hal ini, "Selamat, anda KELIRU lagi". Bnyak iklan di media komersil yang kurang berhasil menarik nimat konsumen. Gawat, ternyata manfaat luar bisa tidak cukup membuat anda menjadi "best seller".

"Menjual akan berhasil ketika memberikan pelayanan terbaik kepada pembeli"..(3). Bagaimana dengan hal ini? Setujukah anda? Eitss.. menjadi figur yang menyenangkan tidaklah cukup membuat anda menjadi seorang "best seller". Seorang yang "nyaman" belum tentu membuat pelanggan membeli gadangan anda.

"Menjual akan berhasil ketika dapat memberdayakan pembeli agar secara bijak menggunakan barang pada manfaatnya secara tepat"..(4). Mungkin inilah metode yang paling tepat untuk menjadikan anda seorang "best seller". Dengan mengedukasi pelanggan tentang barang yang dibeli, diharapkan pelanggan tersebut mendapatkan manfaat yang tepat guna sehingga bisa berbagi  dengan orang lain. Jika kita dapat berbagi ilmu yang bermanfaat sehingga dapat terus diajarkan kepada orang lain/ generasi penerus, sungguh kita telah menjadi manusia yang baik dan bahagia.

Karena Tuhan telah memberikan segala "tools" sukses dalam diri manusia, hanya tinggal sadar dan yakin, lalu gunakanlah sekarang untuk kesuksesan anda ^_^

Lilik H.S.A (Praktisi Pembelajar)