Tampilkan postingan dengan label Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Maret 2011

ULTRASONOGRAPHY (USG)

Maret 31, 2011 2 Comments

BAB I


PENDAHULUAN


A. LATAR BELAKANG


Ultrasonography (USG) merupakan salah satu imaging diagnostik ( pencitraan diagnostik) untuk pemeriksaan organ dalam tubuh manusia, dimana kita dapat mempelajari bentuk, ukuran anatomis, gerakan serta hubungan dengan jaringan sekitarnya. Pemeriksaan ini bersifat non-invasif, tidak menimbulkan rasa sakit pada penderita, dapat dilakukan dengan cepat, aman dan data yang diperoleh mempunyai nilai diagnostik yang tinggi. Tak ada kontra indikasinya, karena pemeriksaan ini sama sekali tidak akan memperburuk penyakit penderita. Dalam 20 tahun terakhir ini, diagnostik ultrasonik berkembang dengan pesatnya, sehingga saat ini USG mempunyai peranan penting untuk menentukan kelainan berbagai organ tubuh.

Sejarah USG


Pertama kali ultrasonik ini digunakan dalam bidang teknik untuk radar, yaitu teknik SONAR ( Sound, Navigation and Ranging) oleh Langevin (1918), seorang Perancis, pada waktu perang dunia ke I, untuk mengetahui adanya kapal selam musuh. Kemudian digunakan dalam pelayaran untuk menentukan kedalaman laut. Menjelang perang dunia ke II (1937), teknik ini digunakan pertama kali untuk pemeriksaan jaringan tubuh, tetapi hasilnya belum memuaskan.

Berkat kemampuan dan kemajuan teknologi yang pesat, setelah perang dunia keII, USG berhasil digunakan untuk pemeriksaan organ tubuh.

Hoery dan Bliss pada tahun 1952, telah melakukan pemeriksaan USG pada beberapa organ, misalnya pada hepar dan ginjal. Sekarang USG merupakan alat praktis dengan pemeriksaan klinis yang luas.

Prinsip USG


Ultrasonik adalah gelombang suara dengan frekuensi lebih tinggi daripada kemampuan pendengaran telinga manusia, sehingga kita tidak bisa mendengarnya sama sekali. Suara yang dapat didengar manusia mempunyai frekuensi antara 20 – 20.000 Cpd (Cicles per detik- Hertz). Sedangkan dalam pemeriksaan USG ini menggunakan frekuensi 1- 10 MHz ( 1- 10 juta Hz).

Gelombang suara frekuensi tinggi tersebut dihasilkan dari kristal-kristal yang terdapat dalam suatu alat yang disebut transduser. Perubahan bentuk akibat gaya mekanis pada kristal, akan menimbulkan tegangan listrik. Fenomena ini disebut efek Piezo-electric, yang merupakan dasar perkembangan USG selanjutnya. Bentuk kristal juga akan berubah bila dipengaruhi oleh medan listrik. Sesuai dengan polaritas medan listrik yang melaluinya, kristal akan mengembang dan mengkerut, maka akan dihasilkan gelombang suara frekuensi tingi.

Sumber Cahaya

Teknologi radiasi yang diyakini paling kecil bahayanya atau bahkan tidak ada sama sekali adalah MRI. Pasalnya, diagnostic imaging berteknologi tinggi ini menggunakan medan magnet, frekuensi radio, dan seperangkat komputer untuk menghasilkan gambar berupa potongan-potongan penampang tubuh manusia. Gambar ini diperoleh dari hasil interaksi antara molekul sel tubuh dan sinyal yang dipancarkan oleh frekuensi radio. Data yang didapat kemudian diolah komputer gambar yang kemudian dicetak dalam bentuk foto.

Citra yang dihasilkan dari USG adalah memanfaatkan hasil pantulan (echo) dari gelombang ultrasonik apabila ditrasmisikan pada tissue atau organ tertentu. Echo dari gelombang tersebut kemudian dideteksi dengan transduser, yang mengubah gelombang akusitik ke sinyal elektronik untuk dioleh dan direkonstruksi menjadi suatu citra. Perkembangan tranduser ultrasonik dengan kemampuan resolusi yang baik, diikuti dengan makin majunya teknologi komputer digital serta perangkat lunak pendukungnya, membuat pengolahan citra secara digital dimungkinkan dalam USG, bahkan untuk membuat rekonstruksi bentuk janin bayi dalam 3 dimensi dan 4 dimensi sudah mulai dikenal.

B. BATASAN MASALAH

1. Berapa komponen alat yang di pakai dalam mesin USG?
2. Bagaimana cara kerja alat ultrasonography?
3. Berapa jenis periksaan kesehatan dengan menggunakan mesin USG?
4. Apa itu medical imaging?

C. TUJUAN


1. Komponen alat yang di pakai dalam mesin USG
2. Cara kerja alat USG
3. Jenis-jenis pemeriksaan USG
4. Menjelaskan Medical Imaging


BAB II

A. KOMPONEN DALAM MESIN USG


Pada prinsipnya, ada tiga komponen mesin USG. Pertama, transduser, komponen yang dipegang dokter atau tenaga medis, berfungsi mengalirkan gelombang suara dan menerima pantulannya dan mengubah gelombang akusitik ke sinyal elektronik. Kedua, monitor, berfungsi memunculkan gambar. Ketiga, mesin USG sendiri, berfungsi mengubah pantulan gelombang suara menjadi gambar di monitor. Tugasnya mirip dengan central proccesing unit (CPU) pada komputer personal.

Peralatan Yang Digunakan

1. Transducer



Transducer adalah komponen USG yang ditempelkan pada bagian tubuh yang akan diperiksa, seperti dinding perut atau dinding poros usus besar pada pemeriksaan prostat. Di dalam transducer terdapat kristal yang digunakan untuk menangkap pantulan gelombang yang disalurkan oleh transducer. Gelombang yang diterima masih dalam bentuk gelombang akusitik (gelombang pantulan) sehingga fungsi kristal disini adalah untuk mengubah gelombang tersebut menjadi gelombang elektronik yang dapat dibaca oleh komputer sehingga dapat diterjemahkan dalam bentuk gambar.


2.Monitor yang digunakan dalam USG
(gambar termasuk mesin USG)













3. Mesin USG

Mesin USG merupakan bagian dari USG dimana fungsinya untuk mengolah data yang diterima dalam bentuk gelombang. Mesin USG adalah CPUnya USG sehingga di dalamnya terdapat komponen-komponen yang sama seperti pada CPU pada PC.

Sonograph















Proses Pengambilan Gambar


Prinsip kerjanya menggunakan Gelombang Ultrasonik yang dibangkitkan oleh kristal yang diberikan gelombang listrik. Gelombang ultrasonik adalah gelombang suara yang melampaui batas pendengaran manusia yaitu diatas 20 kHz atau 20.000 Hz atau 20.000 getaran per detik. Kristal nya bisa terbuat dari berbagai macam, salah satunya adalah Quartz. Sifat kristal semacam ini, akan memberikan getaran jika diberikan gelombang listrik. Alat ultrasonik sendiri ada berbagai tipe. Ada Tipe Scan A, B dan C. Yang biasa untuk mendeteksi crack pada baja adalah tipe A. Prinsip kerjanya mudah sekali. Tinggal menggunakan sensor ultrasonik untuk mengirimkan gelombang ultrasonik dan menangkapnya kembali.

Tipe B yaitu pada layar monitor (screen) echo nampak sebagai suatu titik dan garis terang dan gelapnya bergantung pada intensitas echo yang dipantulkan dengan sistem ini maka diperoleh gambaran dalam dua dimensi berupa penampang irisan tubuh. Yang tipe C dapat menampilkan Citra 3 Dimensi dengan cara menangkap pantulan-pantulan yang berbeda dari tebal tipisnya benda dalam suatu cairan. Karena ada berbagai macam gelombang ultrasonik yang dipantulkan dalam waktu yang berbeda, gelombang-gelombang ini lalu diterjemahkan oleh prosesor untuk dirubah menjadi gambar.

B. CARA KERJA ALAT ULTRASONOGRAPHY


Transducer bekerja sebagai pemancar dan sekaligus penerima gelombang suara. Pulsa listrik yang dihasilkan oleh generator diubah menjadi energi akustik oleh transducer yang dipancarkan dengan arah tertentu pada bagian tubuh yang akan dipelajari. Sebagian akan dipantulkan dan sebagian lagi akan merambat terus menembus jaringan yang akan menimbulkan bermacam-macam pantulan sesuai dengan jaringan yang dilaluinya.

Pantulan yang berasal dari jaringan-jaringan tersebut akan membentur transducer, dan kemudian diubah menjadi pulsa listrik lalu diperkuat dan selanjutnya diperlihatkan dalam bentuk cahaya pada layar oscilloscope.

Hambatan


Hambatan yang umum pada pemeriksaan USG disebabkan karena USG tidak mampu menembus bagian tertentu badan. 70% gelombang suara yang mengenai tulang akan dipantulkan, sedang pada perbatasan rongga-rongga yang mengandung gas 99% dipantulkan. Dengan demikian pemeriksaan USG paru dan tulang pelvis belum dapat dilakukan. Dan diperkirakan 25% pemeriksaan di abdomen diperoleh hasil yang kurang memuaskan karena gas dalam usus. Penderita gemuk agak sulit, karena lemak yang banyak akan memantulkan gelombang suara yang sangat kuat.

Pemakaian Klinis


USG digunakan untuk membantu menegakkan diagnosis dalam berbagai kelainan organ tubuh, antara lain :
1. Menemukan dan menentukan letak massa dalam rongga perut dan pelvis.
2. Mendeteksi kista
3. mempelajari pergerakan organ ( jantung, aorta, vena kafa), maupun pergerakan janin dan jantungnya.
4. Pengukuran dan penentuan volume massa ataupun organ tubuh tertentu (misalnya ginjal, kandung empedu, ovarium, uterus, dan lain-lain).
5. Arah dan gerakan jarum menuju sasaran dapat dimonitor pada layar USG.

C. JENIS PEMERIKSAAN USG


1. USG 2 Dimensi
Menampilkan gambar dua bidang (memanjang dan melintang). Kualitas gambar yang baik sebagian besar keadaan janin dapat ditampilkan.

2. USG 3 Dimensi



Dengan alat USG ini maka ada tambahan 1 bidang gambar lagi yang disebut koronal. Gambar yang tampil mirip seperti aslinya. Permukaan suatu benda (dalam hal ini tubuh janin) dapat dilihat dengan jelas. Begitupun keadaan janin dari posisi yang berbeda. Ini dimungkinkan karena gambarnya dapat diputar (bukan janinnya yang diputar).

3. USG 4 Dimensi


Sebetulnya USG 4 Dimensi ini hanya istilah untuk USG 3 dimensi yang dapat bergerak (live 3D). Kalau gambar yang diambil dari USG 3 Dimensi statis, sementara pada USG 4 Dimensi, gambar janinnya dapat “bergerak”. Jadi pasien dapat melihat lebih jelas dan membayangkan keadaan janin di dalam rahim.


4. USG Doppler
Pemeriksaan USG yang mengutamakan pengukuran aliran darah terutama aliran tali pusat. Alat ini digunakan untuk menilai keadaan/kesejahteraan janin. Penilaian kesejahteraan janin ini meliputi:
- Gerak napas janin (minimal 2x/10 menit).
- Tonus (gerak janin).
- Indeks cairan ketuban (normalnya 10-20 cm).
- Doppler arteri umbilikalis.
- Reaktivitas denyut jantung janin.



BAB III

A. ANALISA DAN PEMBAHASAN

Pembahasan dan Analisis Gambar



















Foto-foto tersebut menunjukkan, bayi yang belum lahir pun ternyata mampu mengejapkan matanya, menguap, mengernyitkan dahi dan menangis. Sampai saat ini, dokter dan orangtua percaya, janin dalam rahim ibu, tak dapat tersenyum sampai beberapa minggu setelah lahir. Tetapi ahli kandungan terkenal asal Inggris, Prof Stuart Campbell yang mempelopori teknik rekaman gambar ini, mengatakan, pendapat tersebut tidaklah benar sepenuhnya. Para ahli berpendapat, bayi tidak tersenyum sampai usia 6 minggu setelah lahir. Padahal, sebelum lahir pun bayi-bayi itu sering sekali tersenyum. Gambar-gambar ini, dibuat menggunakan ultrasound 4D, yang mencatat gema/gaung yang berasal dari rahim ibu, dan mencatatnya secara digital. Pengamatan yang dilakukan selama berjam-jam, akan menghasikan gambar yang membuat orangtua seperti menonton video kehidupan bayinya.

Foto-foto tadi, juga akan membantu dokter mendapatkan peringatan dini bila bayi-bayi dalam kandungan itu abnormal, seperti: langit-langit mulutnya terbelah, sindrom down dan kelainan lain yang berkaitan dengan tungkai, lengan, serta anggota tubuh lainnya. Prof Campbell, mengatakan, Dengan munculnya gambar-gambar tadi, sejumlah pertanyaan mengenai janin dalam kandungan, bisa diselidiki. Misalnya, apakah janin dengan problem genetik memiliki pola gerak yang sama seperti janin normal? Apakah janin-janin itu tersenyum karena dia merasa bahagia? Atau menangis karena ada suasana atau kejadian yang menganggunya..? Mengapa janin mengedip-ngedipkan matanya? Padahal selama ini, kita berasumsi rahim ibu itu gelap gulita. Foto-foto janin ini, bahkan bisa diambil ketika usia kandungan si ibu baru 12-20 minggu. Biaya pengambilan gambar janin ini, kurang lebih sekitar 4 juta rupiah.

Yvone Ntimoah (29) yang mengambil gambar bayi perempuannya “baru berusia 31 minggu” mengatakan, “Ini sangat fantastik. Tangannya tadinya menutupi wajahnya, tetapi tiba-tiba tangannya terbuka, dan kami bisa melihat dia tersenyum”. Kate Blackwell (29), yang hamil 27 minggu, menambahkan, “Suamiku, Paul, dan aku dapat menyaksikan setiap gerak-gerik bayi kami”. Meski begitu, ahli kandungan lain, Maggie Blott, memiliki pendapat berbeda. Ia masih tidak percaya bayi dapat tersenyum dalam rahim ibunya. “Memang, bayi-bayi itu seperti tersenyum”.

Medical Imaging (MI)


Saat ini sudah menjadi suatu prosedur standar untuk memanfaatkan teknologi ultrasonography (USG), sebagai salah satu cara untuk memonitor perkembangan janin dalam kandungan ibu. Ultrasonography adalah salah satu dari produk teknologi medical imaging yang dikenal sampai saat ini. Apa itu medical imaging? Medical imaging (MI) adalah suatu teknik yang digunakan untuk mencitrakan bagian dalam organ atau suatu jaringan sel (tissue) pada tubuh, tanpa membuat sayatan atau luka (non-invasive). Interaksi antara fenomena fisik tissue dan diikuti dengan teknik pendetektian hasil interaksi itu sendiri untuk diproses dan direkonstruksi menjadi suatu citra (image), menjadi dasar bekerjanya peralatan MI.

Teknologi MI dimulai dari penemuan sinar-X oleh Rontgen pada awal 1900-an, dimana produk pertama citra dari X-ray adalah tangan istri Rontgen. Dasar yang digunakan untuk membuat citra dengan sinar-X adalah adanya atenuasi intensitas (pelemahan) sinar-X saat melewati tissue, organ atau tulang, yang kemudian atenuansi intensitas tersebut dideteksi oleh suatu negative film. Teknik ini populer dengan sebutan foto Rontgen.

Kemudian dengan kemajuan sistem elektronik dan komputer digital, teknik yang digunakan pada foto Rontgen mulai dikembangkan, sehingga memungkinkan penggantian media film dalam citra digital. Lebih dari itu volume (3-dimensi) imaging juga dimungkinkan dengan modifikasi prinsip dari foto Rontgen, sehingga menjelma menjadi Computed Tomography scanner (CT- scan). Dengan CT-Scan, citra dari setiap potongan penampang (slices) tengkorak dari bagian atas sampai leher dapat dihasilkan dalam beberapa menit, kemudian dari "tumpukan" citra tiap slices dapat dilakukan rekonstruksi kembali bentuk tulang tengkorak dalam 3 dimensi, sehingga memudahkan visualisasi dan tentunya diagnosis lebih lanjut apabila diperlukan.

B. KESIMPULAN

Perlu diketahui, akurasi/ketepatan pemeriksaan USG tidak 100%, melainkan 80%. Artinya, kemungkinan ada kelainan bawaan/kecacatan pada janin yang tidak terdeteksi atau interpretasi kelamin janin yang tidak tepat. Tak semua dokter ahli kandungan dapat dengan baik mengoperasikan alat USG. Sebenarnya untuk pengoperasian alat ini diperlukan sertifikat tersendiri.

Posisi bayi seperti tengkurap atau meringkuk juga menyulitkan daya jangkau/daya tembus alat USG. Meski dengan menggunakan USG 3 atau 4 Dimensi sekalipun, tetap ada keterbatasan. Kondisi hamil kembar juga menyulitkan alat USG melihat masing-masing keadaan bayi secara detail.


DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki

http://id.edaboard.com/topic-1162168.0.html
http://www.total.or.id/info.php?kk=Echo
www.unhas.ac.id/tahir/ BIO-MEDICAL
http://blog.its.ac.id/tutug/2009/02/01/7/akustik-pendahuluan

Rabu, 23 Februari 2011

Membuat Kalkulator Dengan Visual Basic 6.0

Februari 23, 2011 5 Comments
Ini dia nih salah satu tugas yang membuat saya sempat tidak bisa tidur, makan tak enak dan males mandi (emang males). Kerjanya cuma duduk di depan komputer, tes.. tes.. tes.. practice.. practice.. practice... (gaya banget).

Seringnya kesalahan yang terjadi saat pembuatan program sederhana ini adalah kurangnya ketelitian terhadap "Name", "Caption" dan "Text". Banyaknya program yang ada di internet biasanya memakai istilah-istilah yang tidak diterangkan secara detail, nah inilah yang kemudian banyak orang (termasuk saya) yang membuat program kalkulator gagal, tidak berjalan sesuai yang diharapkan.

Program yang bagus adalah yang yang banyak komentar, kata dosen saya nih, supaya orang yang "rabun" sama coding bisa ikut mencoba saya menambahkan sedikit penjelasan agar mudah dipahami. Ok, mari kita mulai!

Buat rancangan gambarnya seperti ini:



Perhatian! Untuk kalkulator sederhana, Anda tidak perlu menggunakan Command "+/-".

1. Masukkan 1 buah text (label)
2. Masukkan 18 buah command; 11 diantaranya beri nama "CommandAngka" (untuk angka 0 sampai 9, dan1 "CommandKoma", bisa juga beri nama sesuai keinginan), 4 "CommandOperator" (untuk "+", "-", "/" dan "*"), 1 "CommandHitung", 1 "CommandCE" (ClearEntry digunakan untuk menghapus 1 angka paling belakang) dan 1 "CommandHapus".


Masukkan kodenya seperti ini:

//Coding General:
Dim angka(1 To 2) As Single
Dim operator As String
Private Sub CommandAngka_Click(Index As Integer)
Text1.Text = Text1.Text & CommandAngka(Index).Caption
End Sub


//Coding ClearEntry:
Private Sub CommandCE_Click(Index As Integer)
Dim txt As String
Dim min_len As Integer
txt = Text1.Text
If Left$(txt, 1) = "-" Then
min_len = 2
Else
min_len = 1
End If
If Len(txt) > min_len Then
Text1.Text = Left$(txt, Len(txt) - 1)
Else
Text1.Text = "0"
End If

End Sub


//Coding Hapus (Clear):
Private Sub CommandHapus_Click()
Text1.Text = ""
End Sub


//Coding Hitung (sama dengan):
Private Sub CommandHitung_Click()
Dim hasil As Single

If Text1.Text = "" Then Exit Sub

angka(2) = CSng(Text1.Text)

Select Case operator
Case "+"
hasil = angka(1) + angka(2)
Case "-"
hasil = angka(1) - angka(2)
Case "*"
hasil = angka(1) * angka(2)
Case "/"
hasil = angka(1) / angka(2)
End Select

Text1.Text = hasil
End Sub


//Coding Operator:
Private Sub CommandOperator_Click(Index As Integer)
If Text1.Text = "" Then Exit Sub

angka(1) = CSng(Text1.Text)
operator = CommandOperator(Index).Caption
Text1.Text = ""
End Sub


NB: Hati-hati dengan Text, sering kali kita tidak teliti dengan ini, coding yang ada biasanya ditulis dengan "txtDisplay". Selamat mencoba!

Minggu, 21 November 2010

Jaringan Komputer

November 21, 2010 0 Comments
A. PENGERTIAN JARINGAN KOMPUTER
Jaringan komputer pada dasarnya adalah jaringan kabel yang menghubungkan satu sisi dengan isi yang lain. dimana bentuk dan fungsi dari jaringan tersebut menentukan pemilihan jenis kabel, demikian juga sebaliknya, ketersediaan kabel dan harga menjadi pertimbangan utama untuk membangun sebuah network.
Jaringan komputer secara sederhana merupakan hubungan antarkomputer yang berjumlah 2 (dua) atau lebih. Jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer di laboratorium Bell oleh group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken.

Komputer yang bersifat stand alone atau berdiri sendiri mempunyai banyak keterbatasan. Adanya jaringan komputer akan membuat komputer dapat melakukan banyak hal dan dapat membantu efisiensi dan efektivitas dalam dunia kerja.



B. BENTUK-BENTUK JARINGAN

Jaringan komputer dapat dibagi menjadi 3 (tiga) bagian jika dilihat dari sisi geografis. Adapun bagian-bagian tersebut adalah sebagai berikut:

a. LAN (Local Area Network)
LAN merupakan jaringan komputer dengan ruang lingkup terbatas, meliputi lokasi seperti gedung, kampus, kantor, atau pabrik. Tipe ini banyak digunakan untuk perkantoran, bisnis, laboratorium, dan sebagainya dengan skala kecil seperti warnet, rental komputer, laboratorium komputer, dan sebagainya. Sebuah LAN dapat dibangun dengan minimal 2 (dua) komputer dengan spesifikasi (kapasitas) komputer rendah sekalipun. Adanya LAN akan menjadikan komputer terhubung dengan komputer lain, sehingga komputer tersebut seolah menjadi satu kesatuan dan bisa saling berinteraksi.





b. MAN (Metropolitan Area Network)
Jenis jaringan komputer ini adalah jaringan komputer yang memungkinkan jarak yang cukup jauh. Tipe ini digunakan untuk membangun jaringan computer antargedung, dalam satu kota, atau antarkota yang berada pada jangkauannya. Jaringan ini biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti perbankan, BUMN, perusahaan penjualan motor, dan lain-lain.




c. WAN (Wide Area Network)
Jaringan jenis ini merupakan jaringan terbesar karena mencakup radius antarnegara bahkan benua tanpa batasan geografis seperti jenis jaringan yang lain.




C. PENGERTIAN TOPOLOGI JARINGAN
Topologi pada dasarnya adalah peta dari sebuah jaringan. Topologi Jaringan adalah informasi bentuk hubungan antara komputer satu dengan komputer yang lain sehingga dapat saling berinteraksi. Topologi jaringan terbagi lagi menjadi dua, yaitu:
1. Topologi secara fisik (physical topology), menjelaskan bagaimana susunan dari kabel dan komputer dan lokasi dari semua komponen jaringan.
2. Topologi secara logika (logical topology), menetapkan bagaimana informasi atau aliran data dalam jaringan.


D. BENTUK-BENTUK TOPOLOGI

a. Topologi Bus
Topologi bus seringkali digunakan ketika jaringannya berukuran kecil, simpel, atau bersifat sementara. Sangat sederhana dalam instalasi, dan ekonomis dalam hal biaya.

• Bagaimana Jaringan Bus Bekerja
Tipikal dari jaringan bus, kabel hanya satu atau lebih wires, tanpa adanya alat tambahan yang menguatkan sinyal atau melewatkannya terus dari komputer ke komputer. Topologi bus merupakan topologi yang pasif. Ketika satu komputer mengirim sinyal up (dan down), semua komputer dalam jaringan menerima informasi, tetapi hanya satu komputer yang menyetujui informasi tersebut (komputer yang memiliki alamat yang sama dengan alamat yang menjadi tujuan dalam pesan). Sedangkan komputer yang lainnya akan menghiraukan pesan tersebut.

Topologi dari jaringan bus menggunakan broadcast channel yang berarti setiap komputer atau peralatan yang terhubung dapat mendengar setiap pengiriman dan semuanya memiliki prioritas yang sama dalam menggunakan jaringan untuk mengirimkan data.




• Keuntungan dari penggunaan Topologi Bus
1. Bus adalah topologi yang sederhana, dapat diandalkan untuk penggunaan pada jaringan yang kecil, mudah untuk digunakan, dan mudah untuk dimengerti.

2. Bus hanya membutuhkan kabel dalam jumlah yang sedikit untuk menghubungkan komputer-komputer atau peralatan-peralatan yang lain dan oleh karena itu biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.

3. Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus. Dua kabel dapat digabungkan pada kabel yang lebih panjang dengan menggunakan BNC barrel connector, membuat kabel menjadi lebih panjang dan membolehkan komputerkomputer lain untuk untuk dihubungkan ke dalam jaringan.

4. Sebuah repeater dapat digunakan untuk memperluas jaringan, repeater digunakan untuk menguatkan sinyal sehingga dapat menempuh jarak yang lebih jauh.

• Kerugian dari penggunaan Topologi Bus
1. Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus. Dalam jaringan bus sejumlah komputer akan menghabiskan sejumlah bandwidth (kapasitas untuk mengirimkan informasi) dengan komputerkomputer yang saling mengganggu satu sama lain daripada berkomunikasi. Masalah tersebut akan bertambah parah jika jumlah komputer yang dihubungkan ke dalam jaringan bertambah banyak.

2. Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.

3. Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus. Apabila ada kabel yang putus atau komputer yang tidak berfungsi dimanapun antara dua komputer akan menyebabkan komputer-komputer tersebut tidak dapat berkomunikasi satu sama lain.
Putusnya kabel atau lepasnya konektor akan menyebabkan pemantulan dan membuat jaringan akan mati dan berhenti untuk beraktivitas. Untuk mengetahui putusnya kabel atau tidak, digunakan alat yang bernama Time Domain Reflector yang juga disebut cable tester.

4. Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.

b. Topologi Bintang (Star)
Dalam topologi star, semua kabel dihubungkan dari komputer-komputer ke lokasi pusat (central location), dimana semuanya terhubung ke suatu alat yang dinamakan hub.
Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpoint dapat dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini merupakan susunan yang menggunakan lebih banyak kabel daripada bus dan karena semua komputer dan perangkat terhubung ke central point. Jadi bila ada salah satu komputer atau perangkat yang mengalami kerusakan maka tidak akan mempengaruhi yang lainnya (jaringan).

• Bagaimana Jaringan Star Bekerja
Setiap komputer dalam jaringan bintang berkomunikasi dengan central hub yang mengirimkan kembali pesan ke semua komputer (dalam broadcast star network) atau hanya ke komputer yang dituju (dalam switched star network). Hub dalam broadcast star network dapat menjadi aktif ataupun pasif. Active hub memperbaharui sinyal elektrik yang diterima dan mengirimkannya ke semua komputer yang terhubung ke hub. Hub tipe tersebut sering disebut juga dengan multiport repeater. Jika kita menggunakan hub memiliki 32 port, dengan seluruh port terisi, maka collision akan sering terjadi yang akan mengakibatkan kinerja jaringan menurun. Untuk menghindari hal tersebut kita bisa menggunakan switch yang memiliki kemampuan untuk menentukan jalur tujuan data. Active hub dan switch membutuhkan tenaga listrik untuk menjalankannya. Pasisive hub, seperti wiring panel atau blok punch-down, hanya berfungsi sebagai titik koneksi (connection point) dan tidak melakukan penguatan sinyal atau memperbaharui sinyal. Passive hub tidak membutuhkan tenaga listrik untuk menjalankannya.


• Jaringan Bintang Hybrid (Hybrid Star Network)
Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel untuk mengimplementasikan jaringan star. Hybrid hub dapat digunakan untuk mengakomodasi beberapa tipe kabel dalam satu jaringan bintang.

• Keuntungan dari penggunaan Topologi Star
1. Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung. Kita hanya tinggal menambah kabel baru dari komputer kita ke lokasi pusat (central location) dan pasangkan kabel tersebut ke hub. Bila kapasitas dari hub pusat sudah melebihi, maka kita tinggal mengganti hub tersebut dengan hub yang memiliki jumlah port yang lebih banyak.

2. Pusat dari jaringan star merupakan tempat yang baik untuk menentukan diagnosa kesalahan yang terjadi dalam jaringan. Intelligent hub merupakan hub yang dilengkapi dengan microprocessors yang selain memiliki fitur sebagai tambahan untuk mengulang sinyal jaringan juga melakukan monitor yang terpusat dan manajemen terhadap jaringan.

3. Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star. Hub dapat mendeteksi kesalahan dalam jaringan dan memisahkan komputer yang rusak tersebut dari jaringan dan memperkenankan jaringan untuk beroperasi kembali.

4. Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.


• Kekurangan dari penggunaan Topologi Star
1. Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.

2. Memerlukan alat pada central point untuk mem-broadcast ulang atau pergantian traffic jaringan (switch network traffic).

3. Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.



c. Topologi Cincin (Ring)
Penempatan kabel yang digunakan dalam ring menggunakan desain yang sederhana. Pada topologi ring, setiap komputer terhubung ke komputer selanjutnya, dengan komputer terakhir terhubung ke komputer yang pertama. Tetapi sayangnya, jika akan dilakukan penambahan atau pengurangan komputer dalam jaringan tentu saja akan mengganggu keseluruhan jaringan.
Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.

• Bagaimana Jaringan Ring Bekerja
Setiap komputer terhubung ke komputer selanjutnya dalam ring, dan setiap komputer mengirim apa yang diterima dari komputer sebelumnya. Pesan-pesan mengalir melalui ring dalam satu arah. Setiap komputer yang mengirimkan apa yang diterimanya, ring adalah jaringan yang aktif. Tidak ada akhir pada ring.
Beberapa jaringan ring melakukan token passing. Pesan singkat yang disebut dengan token dijalankan melalui ring sampai sebuah komputer menginginkan untuk mengirim informasi ke komputer yang lain. Komputer tersebut lalu mengubah token tersebut, dengan menambahkan alamatnya dan menambah data, dan mengirimnya melalui ring. Lalu setiap komputer secara berurutan akan menerima token tersebut dan mengirimkan informasi ke komputer selanjutnya sampai komputer dengan alamat yang dituju dicapai atau token kembali ke komputer pengirim (asal pengirim pesan). Komputer penerima akan membalas pesan ke asal pengirim pesan tadi mengindikasikan bahwa pesan sudah diterima. Lalu asal pengirim pesan akan membuat token yang lain dan menaruhnya di dalam jaringan, dan token tersebut akan terus berputar sampai ada komputer lain yang menangkap token tersebut dan siap untuk memulai pengiriman.
• Keuntungan dari penggunaan Topologi Ring
1. Tidak ada komputer yang memonopoli jaringan, karena setiap komputer mempunyai hak akses yang sama terhadap token.

2. Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.

• Kekurangan dari penggunaan Topologi Ring
1. Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.

2. Sulit untuk mengatasi kerusakan di jaringan yang menggunakan topologi ring.

3. Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.

4. Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.

d. Topologi Mesh
Di antara topologi yang lain topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada. Jadi susunannya, setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain. Dapat dibayangkan jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

Topologi MESH dibangun dengan memasang banyak link pada setiap komputer. Hal ini dimungkinkan karena pada setiap komputer terdapat lebih dari satu NIC. Topologi ini secara teori memungkinkan akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi. Topologi Mesh memiliki tingkat redundancy yang tinggi



• Instalasi Mesh
Kebanyakan jaringan yang menggunakan topologi mesh akan mengalami kesulitan dalam instalasi jika peralatan yang terhubung jumlahnya bertambah banyak, karena jumlah hubungan yang disambungkan semakin banyak jumlahnya. Jadi jika ada n peralatan (komputer) yang akan kita sambungkan, maka perhitungannya adalah n(n-1)/2. Jadi jika terdapat 5 komputer, maka hubungan yang akan dibuat sebanyak 5(5-1)/2 atau 10 hubungan.
Jadi jika komputer yang terhubung semakin banyak maka semakin banyak pula hubungan yang akan diatur. Topologi ini cocok untuk digunakan pada sistem yang kecil.

• Keuntungan dari Penggunaan Topologi Mesh
1. Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
2. Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
3. Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.

• Kerugian dari Penggunaan Topologi Mesh
1. Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
2. Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih

e. Topologi Jaringan Pohon (Tree)

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .



f. Topologi Jaringan Hybrid (Campuran)

Topologi Hybrid adalah jaringan yang dibentuk dari berbagai topologi dan teknologi. Sebuah topologi hybrid memiliki semua karakterisitik dari topologi dasar yang terdapat dalam jaringan tersebut.


E. ALAT BANTU
Dalam mengaplikasikan jaringan computer, beberapa bentuk topologi membutuhkan alat bantu. Pemilihan jeni dan jumlah alat bantu disesuaikan dengan bentuk topologi dan banyaknya klien yang akan dihubungkan. Contoh alat bantu yang biasa digunakan adalah:
1. Hub dan Switch.


Switch digunakan untuk menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN. Peralatan ini sering digunakan pada topologi star dan extended star. Perbedaan antara HUB dan Switch adalah kecepatan transfer datanya. Yaitu 10:100 Mbps.

2. Brigde


Bridge adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk memecah jaringan. Bridge berfungsi untuk menghubungkan dan memperluas data. Bridge beroperasi mengenali alamat MAC address node asal yang ra automatis membangun sebuah table ting internal. Table ini digunakan untuk menentukan kemampuan penyaringan. Jika bride tidak mengenali tujuan paket, maka paket akan di forward kesemua segmen yang terkoneksi kecuali segmen alamat asalanya. Dan jika alamat tujuan berada dalam segmen yang sama dengan alamat asal, bridge akan menolak paket. Bridge juga melanjutkan paket-paket broadcast ke semua segmen kecuali segmen asalnya.


3. Router


Router Router adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk memperluas atau memecah jaringan dengan melanjutkan paket-pjaringan yang lain. Router banyak digunakan di dalam internetwork yang besar paket dari satu jaringan logika ke jaringan yang lain. Router banyak digunakan di dalam internetwork yang besar menggunakan keluarga protocol TCP/IP dan untuk menghubungkan semua host TCP/IP dan Local Area Network (LAN) ke internet menggunakan dedicated leased line. Saat ini, masih banyak perusahaan menggunakan router Cisco 2500 series untuk mengkoneksikan dua buah LAN (WAN dengan anggota dua LAN), LAN ke ISP (Internet Service Provider). Koneksi seperti ini menyebabkan semua workstation dapat terkoneksi ke internet selama 24 jam. Router berisi table-tabel informasi internal yang disebut label routering yang melakukan pencatatan terhadap semua alamat jarinlintasan yang mungkin dilalui. Router membuat jalur p lintasan yang tersedia dan waktu tempuhnya. Karena menggunakan alamat paket jaringan tujuan, router bekerja hanya jika protocol yang dikonfigurasi adalah protocol yang routetable seperti TCP/IP atau atau IPX/SPX. Ini berbeda dengan bridge yang bersifat protocol independent.




F. MANFAAT PENGGUNAAN JARINGAN KOMPUTER

1. Sharing Data

Dengan adanya fasilitas ini, setiap komputer dapat menggunakan data pada komputer lain sehingga akan menghemat waktu dan memudahkan suatu pekerjaan, terlebih lagi jika jarak antarkomputer berjauhan. Fasilitas yang mendukung dalam pertukaran data tersebut kita kenal memiliki aneka jenis, seperti Web Server, FTP Server, Mail Server, dan lain-lain.

2. Sharing Hardware

• Sharing Media Penyimpan
Dengan adanya LAN, pemakaian secara bersama media penyimpan seperti hard disk, disket, ataupun flash disk akan mudah dilakukan. Fasilitas ini membuatpekerjaan akan lebih cepat dan menghemat biaya.

• Sharing Printer
Seperti yang dijelaskan di atas, pemakaian printer secara bersama jelas menghemat biaya dalam pembelian printer karena cukup satu printer saja dapat digunakan oleh beberapa komputer. Selain itu dapat mempercepat pekerjaan dalam mencetak dokumen.

3. Sharing Internet

Pemakaian Internet secara bersama jelas menghemat biaya karena seperti yang dijelaskan di atas bahwa dengan adanya jaringan komputer seperti LAN, kita cukup menggunakan satu buah modem dan line telepon ataupun line VSAT untuk koneksi ke Internet bagi beberapa komputer.

4. Proteksi Data

Dengan menggunakan jaringan komputer, kita dapat melakukan proses backup data dari masing-masing komputer dengan mudah ke suatu server backup, sehingga data-data bisnis kita terlindungi dari bahaya.



G. LAN untuk Dunia Bisnis

LAN tidak hanya dimanfaatkan untuk keperluan kantor, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis, baik yang skala kecil maupun yang menengah.

1. Skala Kecil dan Menengah

• Warung Internet
Bisnis ini memanfaatkan LAN sebagai media sharing internet dan sharing data.

• Rental Komputer
Sedangkan rental komputer dimanfaatkan sebagai sharing data, sharing printer, sharing drive, dan lainlain. Dengan adanya LAN akan menghemat waktu dalam pengambilan data juga menghemat biaya dalam pembelian printer ataupun media penyimpan yang lain.

• Game Center
Game-game yang menggunakan jaringan komputer seperti empire game sangat digemari oleh remaja. Oleh karena itulah banyak game center berdiri untuk menyalurkan hobi para remaja tersebut. Selain itu pertandingan-pertandingan game jaringan sering diadakan pada game center ini.
2. Skala Besar

Pemanfaatan jaringan komputer, baik LAN, MAN, dan WAN bagi perusahaan besar sudah tidak asing lagi karena manfaatnya sangat besar bagi kemajuan usaha. Adapun jenis usaha-usaha tersebut antara lain seperti berikut:

• Perbankan
Hampir semua bank telah memanfaat jaringan komputer yang digunakan untuk laporan data dari cabang ke pusat, transaksi ATM, website, transfer, atau pengambilan dana. Adanya fasilitas tersebut jelas memudahkan nasabah yang membutuhkan pelayanan yang optimal.

• Bisnis Penerbangan
Hampir semua jenis penerbangan telah memanfaatkan jaringan komputer sebagai media sistem informasi pemesanan tiket, pendataan penumpang, pendataan barang, dan sebagainya yang dapat dicek dari semua cabang usaha tersebut, walaupun jaraknya yang berjauhan.

• Bisnis Energi
Perusahaan-perusahaan besar, baik swasta maupun BUMN seperti perusahaan pertambangan, PLN, Batubara, dan sebagainya dipastikan memanfaatkan jaringan komputer sebagai media pelaporan data ataupun informasi pendapatan dari setiap cabang/ kantor.

Jumat, 19 November 2010

Information and Communication Technology

November 19, 2010 0 Comments
lagi, ingin berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Semoga bermanfaat......



A. PENGERTIAN ICT

ICT merupakan akronim dari “Information and Communication Technolgy” yang bermakna “Teknologi informasi dan komunikasi”. Informasi merupakan sesuatu yang dapat dipahami, disimpan, dan diolah. Sedangkan komunikasi dapat diartikan sebagai pertukaran informasi.


B. SERTIFIKASI TI

Pengertian Sertifikasi adalah proses pemberian pengakuan atas pemenuhan standar nasional. Yang dimaksud dengan sertifikasi disini adalah standarisasi secara profesional bagi mereka yang kompeten di bidang pekerjaan masing-masing yang dikelola dan dibina oleh Organisasi Profesi bukan Pemerintah. Sertifikasi ini memenuhi persyaratan kualitas profesional yang sudah ditetapkan.

Tiga Pilar Utama yang menopang Sertifikasi adalah
- Kompetensi (Knowledge and Expertise)
- Pengalaman (Experience and Exposure)
- Etika, Moral dan Integritas Profesional (Professional Ethics, Moral and Integrity)

Sertifikasi IT menunjukkan para Professional Teknologi Informasi memiliki pengetahuan dan kompetensi yang dapat dibuktikan. Sertifikasi IT memberikan keunggulan bersaing bagi perusahaan, khususnya dalam pasar global karena kemampuan dan pengetahuan Profesional Teknologi Informasi dan Telekomunikasi telah diuji dan didokumentasikan.

Beberapa bidang pekerjaan tertentu mensyaratkan kualifikasi dan kompetensi dalam menjalankan prosesnya. Permasalahannya adalah bagaimana employer dapat mengetahui bahwa SDM yang dicarinya berkualitas tanpa perlu ia membuang waktu dan tenaga untuk menguji satu-persatu calon karyawannya.

Beberapa pekerjaan yang memerlukan sertifikasi IT :
1. Profesional ICT (operator, administrator, developer, engineer, specialist).
2. Akademisi ICT (trainer, lecturer, instructor and teacher).
3. Manager dan Supervisor ICT.
4. Semua pihak yang terlibat dalam pengembangan TI dan telekomunikasi.

Apa Nilai Sertifikasi IT untuk Peningkatan Bisnis Perusahaan?
1. Memberikan keunggulan bersaing yang nyata.
2. Memberikan pelayanan pada tingkat yang lebih tinggi.
3. Meningkatkan produktivitas kerja.
4. Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia yang lebih lengkap.
5. Meningkatkan kredibilitas terhadap mitra bisnis dan pelanggan.
6. Memberikan dampak terukur untuk efisensi dan keuntungan bisnis.
7. Menjadi tujuan penting bagi bisnis perusahaan.

Alat yang penting untuk mempertahankan dan mendapatkan SDM bidang ICT
1. SDM yang memiliki sertifikasi IT lebih loyal dan kurang suka berganti pekerjaan.
2. Sertifikasi IT adalah suatu cara untuk mempertahankan SDM berkompetensi.
3. Berfungsi sebagai pembeda tingkat kemampuan antara staff senior dan staff baru.
4. Berfungsi sebagai skala pembanding untuk kemampuan teknis.
5. Sertifikasi IT memungkinkan pemilihan yang lebih baik dalam proses rekruitmen.
6. Memberikan perusahaan sebuah standar kemampuan yang konsisten.
7. SDM yang memiliki sertifikasi mampu melakukan fungsi pekerjaan dengan baik.

Pada dasarnya ada 2 jenis sertifikasi yang umum dikenal di masyarakat, yaitu :
• Sertifikasi akademik (sebetulnya tidak tepat disebut sertifikasi) yang memberiakn gelar, Sarjana, Master dll
• Sertifikasi profesi. Yaitu suatu sertifikasi yang diberikan berdasarkan keahlian tertentu untuk profesi tertentu.


a. Sertifikasi Microsoft

Secara garis besar Sertifikat Microsoft adalah suatu bentuk penghargaan dari Microsoft kepada seseorang yang dianggap memiliki kompetensi terhadap teknologi Microsoft tertentu. Beberapa title sertifikasi Microsoft tidak akan dirilis lagi leh Micrsoft, beberapa kalangan IT menyebutnya dengan nama sertifukasi klasik yang secara bertahap akan digatikan dengan program sertifikasi yang baru (New Generation Certification)

Untuk mendapatkan sertifikat Microsoft, kita harus mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh Microsoft Certified Exam Provider. Saat ini hanya ada satu perusahaan yang ditunjuk oleh Microsoft yaitu Prometric.

Prometric kemudian menjalin kerjasama juga dengan perusahaan-perusahaan IT di seluruh dunia. Perusahaan-perusahaan tersebut ditunjuk sebagai Authorized Prometric Testing Center (APTC).

Persiapan sebelum mendaftar:
1. Menentukan nama APTC dan mencari lokasinya.
2. Memastikan kode ujian dan materi yang akan kita diambil.
3. Memastikan waktu pelaksanaan ujian berikut waktu alternatifnya.
4. Menentukan alamat email yang masih valid, karena terkadang beberapa konfirmasi yang berhubungan dengan ujian kita dikirimkan melalui email.
5. Alamat rumah dan nomor telpon (baik PSTN maupun handphone).
6. Kartu identitas resmi yang masih valid (KTP atau SIM).

Beberapa cara untuk mendaftar ke APTC, yaitu:
1. Mendaftar online pada situs resmi Prometric di http://securegeg3.prometric.com atau http://www.2test.com.
2. Mendaftar via email.
3. Mendaftar via telepon atau fax.
4. Mendaftar langsung di lokasi APTC.

Biaya untuk mengikuti ujian dibayarkan pada saat mendaftar. Untuk pendaftaran via telepon, fax atau email proses pembayaran harus melalui transfer bank. Di Indonesia, Prometric menetapkan biaya sebesar Rp 500.000, namun APTC biasanya menetapkan biaya di atas itu (sekitar Rp 550.000 hingga Rp 600.000) untuk mengurus proses administrasi atara APTC dan Prometric.

Hal-hal penting yang harus diperhatikan pada hari pelaksanaan ujian, yaitu:
1. Usahakan untuk datang 1 jam ke lokasi APTC sebelum waktu pelaksanaan ujian.
2. Jangan lupa membawa kartu identitas resmi (KTP atau SIM).
3. Melakukan pendaftaran ulang setibanya di lokasi APTC. Saat melakukan pendaftaraan ulang kita akan dilayani oleh PTCA (Prometric Test Center Administrator).
4. Menyimpan barang bawaan di loker khusus karena kita tidak diperkenankan membawa apapun ke ruang ujian (tas pinggang sekalipun, laptop atau notebook, alat komunikasi, alat multimedia, alat hitung, alat tulis, kamus bahasa, makanan dan minuman)

Jika dinyatakan lulus, maksimum dalam waktu 48 jam setelah ujian kita akan mendapatkan email dari Microsoft yang berisi MCP-ID serta kode akses sementara untuk login ke MCP Member Site. Dalam MCP Member Site kita melakukan pemesanan Welcome Kit, pastikan agar tidak terdapat kesalaham alamat pemgiriman. Untuk kawasan Indonesia, Welcome Kit umumnya akan diterima antara 2 hingga 4 minggu.

Jika terjadi masalah setelah kita mengikuti ujian, misalnya tidak menerima email dari Microsoft atau Welcome Kit yang belum juga diterima dalam jangka waktu yang lama, jangan menghubungi pihak APTC. Jadi, jika terjadi masalah hubungi Regional Service Center Microsoft di http://microsoft.comlearning/mcp/support.


Title Sertifikasi Microsoft Klasik

 MCP (Microsoft Certified Professional)
Sertifikasi dasar yang diperoleh dengan mengambil 1 ujian mengenai Operating System atau Software Aplikasi.
 MCDST(Microsoft Certified Desktop Support Technician)
Keahlian dasar untuk mendukung end-user dalam troubleshooting software dan hardware. Sertifikasi ini cocok untuk Help Desk Technician, Customer Support Representative, PC Support Specialist, atau Technical Support Representative. Untuk mendapatkan title ini kita harus melewati 2 kali ujian.

 MCSA (Microsoft Certified System Administrator)
Seorang MCSA mempunyai keahlian untuk mengelola, mengimplementasi, dan troubleshooting pada platform Windows 2000 termasuk Windows .NET Server. MCSA cocok untuk Network Administrator, Network Engineer, System Administrator, IT Engineer, Network Technician, and Technical Support Specialist, dan dapat diperoleh sebelum MCSE. Untuk mendapatkan title ini kita harus melakukan 4 kali ujian. Ada 2 title lanjutan setelah MCSA yang merupakan title spesialisasi, yaitu MCSA Messaging dan MCSA Security.

 MCSE (Microsoft Certified System Engineer)
Level tertinggi untuk sertifikasi Microsoft dalam bidang jaringan berbasis Windows Server. Materi ujiannya menitik beratkan pada perancangan serta implementasi infrastruktur jaringan berbasis Windows Server. Awalnya sertifikat ini mengacu pada Windows NT 4.0 kemudian digantikan oleh Windows Server 2000 dan terakhir Windows Server 2003. Untuk mendapatkan title ini kita harus melewati 7 kali ujian.
Sertifikasi MCSE cocok untuk System Engineer, Technical Support Engineer, Network Analyst, Technical Consultant, dll.

 MCAD (Microsoft Certified Application Developer)
Level menengah untuk sertifikasi dalam bidang programming berbasis visual studio. Versi terakhir untuk title ini mengacu pada teknlogi .NET Framework 1.0 dan 1.1. Untuk mendapat title ini kita harus melewati 3 kali ujian.
MCAD ditujukan bagi Analysts/ Programmer atau Software Application Specialist. Seorang MCAD mempunyai keahlian membangun, dan dapat mengatur aplikasi, komponen, web maupun desktop client pada satu departemen dan mengelola back-end data. Dapat diperoleh sebelum MCSD.

 MCSD (Microsoft Certified Solution Developer)
Level tertinggi untuk sertifikasi dalam bidang programming berbasis Visual Studio. Versi terakhir untuk title ini juga mengacu pada teknlgi .NET Framewrk 1.0 da 1.1. Untuk mendapatkan title ini kita harus melewati 5 kali ujian.
MCSD ditujukan bagi para professional yang hendak dan sedang bekerja mendesain dan membangun solusi bisnis tingkat enterprise dengan menggunakan Development Tools Microsoft, platform dalam framework Microsoft .NET. Sertifikasi MCSD cocok untuk Software Engineer, Software Applications Engineer, Software Developer, Technical Consultant.

 MCDBA (Microsoft Certified Database Administrator)
Materinya berhubungan dengan implementasi database berbasis Microssft SQL Server berikut administrasinya yang biasa dilakukan oleh database administrator. Versi terakhir dari title ini mengacu pada SQL Server 2000. Untuk mendapatkan title ini kita diharuska melewati 4 kali ujian.
Sertifikasi MCDBA ditujukan untuk professional IT yang hendak dan sedang bekerja dalam implementasi dan administrasi SQL Server. MCDBA cocok untuk Database Administrator, Database Analyst, dan Database Developer.

Core dan Elective Exam

Rangkaian ujian yang harus dilewati pada beberapa title tertentu terbagi menadi 2 bagian, yaitu:
• Core Exam: ujian pertama yang sudah menjadi ketentuan untuk mendapatkan title tersebut.
• Elective Exam: ujian pilihan, yaitu terdapat beberapa pilihan materi ujian yang bebas kita tentukan sendiri dari daftar ujian yang disediakan Microsoft.

Contoh:
Untuk mendapatkan title MCSA, kita diharuskan melewati 3 kali ujian utama (core exam) dan 1 kali ujian dengan materi pilihan (elective exam). Sehingga totalnya ada 4 kali ujian.
Title Sertifikasi Generasi Baru

Sekitar tahun 2005,sejala dengan dilirisnya beberapa tekologi baru Microsoft, maka dalam bidag sertifikasi Microsoft juga mengealkan beberapa title sertifikat baru yang mengacu pada teknologi-teknologi baru tersebut. Sertifikat model baru ini dikenal dengan nama The New Generation of Microsoft Certification. Model ini menggantikan sertifikasi Microsoft klasik yang telah berjalan selama kurag lebih 14 tahun.

 Technology Series
Menguji keahlian kita dalam bidang implementasi, pemecahan masalah serta debugging untuk teknologi Microsoft yang spesifik. Yang didapat adalah MCTS ( Microsoft Certified Technology Spesialist) dengan mengikuti 1 atau 2 ujian.
Contoh:
• Microsoft Cetified Technology Spesialist Exchange Server 2007
• Microsoft Cetified Technology Spesialist Office Communication Server 2007
• Microsoft Cetified Technology Spesialist Windows Vista

 Professional Series
Menguji serangkaian keahlian dalam bidang IT professional atau developer. Title yang didapat MCITP (Microsoft Certified IT Professional) atau MCPD (Microsoft Certified Professional Developer) dengan mengikuti 2 hingga 6 ujian.
Contoh:
• Microsoft Certified Professional Developer Web Developer
• Microsoft Certified Professional Developer Windows Developer
• Microsoft Certified IT Professional Enterprise Support Technician
• Microsoft Certified IT Professional Database Administrator

 Master Series
Menguji keahlian berikut pengalaman yang sangat luas dalam menggunakan produk dan teknologi Microsoft. Title yang didapat adalah MCM (Microsoft Certified Master). Setelah MCM terdapat 1 title sertifikasi lagi, yaitu MCA (Microsoft Certified Architech) yang hanya tersedia bagi pegawai resmi Microsoft atau pegawai pada partner-partner resmi Microsoft. MCA menguji keahlian dan kompetensi dalam arsitektur database, baik dalam perusahaan skala kecil hingga level enterprise.

Jika kita telah lulus ujian, kita akan mendapatkan Welcome Kit yang berisikan sertifikat kelulusan serta MCP Member Card.

Keunggulan program sertifikasi Microsoft Genenrasi Baru:
1. Jalur sertifikasi lebih mudah untuk dimengerti dan diikuti
2. Pada tingkatan yang sama jumlah ujian yang harus dilewati tidak sebanyak jumlah ujian pada sertifikasi klasik.
3. Kualitas materi ujian semakin ditingkatkan.

Keuntungan memiliki title Sertifikasi Microsoft:
1. Mendapatkan pengakuan internasional untuk kompetensi atau skill kita dalam penggunaan teknologi Microsoft.
2. Meningkatkan peluang kari Profesional dalam bidang IT, khususnya terhadap produk dan teknologi Microsoft.
3. Memberikan nilai tambah untuk meningkatkan daya saing kita dalam bidang IT.
4. Akses khusus untuk mendapatkan informasi terbaru serta resource esklusif.
5. Akses khusus untuk bergabung dengan komunitas.



Sertifikasi Microsoft selain Sertifikasi MCP

Microsoft Bussines Certification
Sertifikasi Microsoft dalam bidang bisnis yang merupaka kerjasama khusus antara Microsoft dengan Certiport (http://certipot.com).

 MOS (Microsoft Office Specialist)
Program sertifikasi Microsoft untuk aplikasi desktop. Materi ujiannya seputar penggunaan aplikasi desktop Microsoft Office seperti Word, Excel, PowerPoint, Access, Outlook serta Project (Microsoft Project 2000 dan 2002) versi 2000, XP hingga Office 2003.

Ada 3 level yang tersedia dalam pogram sertifikiasi MOS, yaitu:
1. Specialist Certification (Word; Excel; PowerPoint; Acces; Outlook)
2. Expert Certification (Word Expert; Excel Expert)
3. Master Certification (Core Exam: Word Expert; Excel Expert; PowerPoint; Elective exams: Acces; Outlook).

 MCAS (Microsoft Certified Application Specialist)
Program sertifikasi Microsoft untuk aplikasi desktop yang khusus ditujukan untuk materi yang terdapat paket aplikasi Office 2007 serta Vista.

 MCAP (Microsoft Certified Application Professional)
Program sertifikasi Microsoft yang menitikberatkan pada penanganan sebuah project dalam dunia bisnis. Sertifikasi MCAP menguji kemampuan kita dalam menggunakan fitur tingkat lanjut pada aplikiasi Office 2007 serta SharePoint Server 2007.

 Microsoft Certified Bussines Management Solutions Specialist
Adalah program sertifikasi Microsoft untuk produk Microsoft Dynamics atau produk bisnis dari Microsoft. 3 Spesialisasi dalam program sertifikasi ini, yaitu Applications, Developer serta Istallation and Configuration.

 MCT (Microsoft Certified Trainer)
MCT adalah title sertifikasi khusus yang ditujukan bagi seseorang yang hendak berkarir sebagai IT Trainer. Pemegang title sertifikasi MCT memiliki kesempatan untuk mengajar atau menyampaikan materi training yang berbasis produk-produk resmi dari Microsoft Learning ataupun Microsoft Dynamics Learning pada tempat-tempat training yang ditunjuk oleh Microsoft sebagai CPLS (Certified Partner Learning Solution).

Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh oleh seorang MCT, yaitu:
1. Kesempatan mengajar di Microsoft CPLS.
2. Akses gratis untuk mendapatkan semua produk training yang berbasis pada kurikulum resmi Microsoft.
3. Discount untuk ujian sertifikasi Microsoft tertentu, pembelian buku atau produk Microsoft lainnya.
4. Akses gratis untuk berbagai resource yang berhubungan dengan teknologi Microsoft termasuk akses ke komunitas Microsoft.


b. Sertifikasi Cisco

Sertifikasi Cisco itu adalah sebuah kualifikasi yang diadakan Cisco untuk menguasai teknologinya. Cisco memiliki tiga jenjang sertifikasi, yaitu Associate, Professional, dan Expert. Jenjang sertifikasi Cisco secara umum meliputi Cisco Certified Network Associate (CCNA), Cisco Certified Network Professional (CCNP), dan Cisco Certified Internetworking Expert.(CCIE). Selain tiga jenjang umum tersebut, Cisco juga memiliki jalur spesialisasi, seperti network design, security, dan business networking. Ada banyak macam sertifikasi ini, yang pertama adalah CCNA (Cisco certified Network Association) yang merupakan dasar dalam menguasai jaringan dan routing di dunia Cisco.

Untuk mendapatkan sertifikasi Cisco, kita harus mengikuti ujian dari penyelenggara ujia Testing Provider yaitu Pearson Vue dan Prometric. Tapi, pada September 2007 Cisco memutuskan untuk menggunakan single vendor Pearson Vue.

Pendaftaran ujian sertifikasi Cisco dapat dilakukan secara online melalui situs atau langsung menghubungi sekretariat pendaftaran Pearson Vue Testing Center . Biaya yang dibutuhkan adalah $250 dan harus diterima dua hari sebelum pelaksanaan ujian, baik melalui pembayaran langsung maupun transfer (bukti pembayaran via transfer harus di kirim via fax di nomor 021-47862930 atau email di training@jobitcom.com.


 Cisco Certified Network Associate (CCNA)
Merupakan fondasi awal untuk menapaki jenjang sertifikasi yang lain. Pemegang sertifikasi ini diharapkan sudah profesional dalam hal menginstall, mengkonfigurasi, dan mengoperasikan jaringan LAN atau WAN untuk jaringan kecil (100 client/PC atau kurang). Sementara bagi yang mengambil spesialisasi di bidang network design. Kesempatan kerja bagi pemegang sertifikasi ini umumnya adalah network administrator. Jika Anda ingin mengikuti training untuk mempersiapkan ujian sertifikasi CCNA ini setidaknya Anda harus menyiapkan anggaran sekitar US$ 500.

Untuk mendapatkan sertifkasi CCNA ada dua jalur:
1. Ujian CCNA series 640-802 dengan modal $150, lulus ujian ini maka kita berhak mendapatkan CCNA. Untuk lulus score Anda harus diatas 825.
Atau
2. Ujian ICND 1 dan ICND 2 dengan modal untuk masing-masing $100 atau total $200, Lulus kedua ujian ini maka kita berhak mendapatkan CCNA.

 Cisco Certified Network Professional (CCNP)
Pada jenjang ini pemegang sertifikasi dianggap telah ahli dalam hal menginstall, mengkonfigurasi, serta memecahkan permasalahan LAN atau WAN dengan skala yang lebih luas (100 – 500 client/PC). Untuk mencapai jenjang ini peserta harus mengikuti empat jenis ujian, seperti membangun internetwork, multilayer switch network, remote access network, dan troubleshooting. Sementara untuk training CCNP diperlukan untuk jangka waktu 20 hari dengan biaya sekitar US$ 2900. Menurut Kurnijanto E Sanggono (Marketing Manager, Cisco Indonesia), training ini sifatnya lebih sebagai penyegaran, sebaiknya kandidat sudah memiliki pengalaman dalam menangani masalah jaringan.

Untuk memperoleh dua jenis jenis sertifikasi tersebut ada dua cara yang bisa ditempuh dengan mengikuti kursus pada training center, atau mengikuti pendidikan melalui Cisco Academy Program. Cisco Academy Program merupakan program pendidikan yang digelar Cisco bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) TI.

Berbeda dengan mengikuti kursus yang hanya membutuhkan waktu 10 hari, pendidikan melalui Academy Program ini memerlukan waktu lebih panjang, sekitar 8 bulan – 1 tahun. Kelebihannya, program ini memungkinkan bagi peserta yang belum memiliki pengalaman di lapangan untuk memperoleh sertifikasi dari Cisco. Saat ini ada 80 lembaga pendidikan yang menjadi partner Cisco dalam Cisco Academy Program

 Cisco Certified Design Assosiate (CCDA)
Sertifikat ini sebenarnya dikhususkan untuk sertifikasi dibidang design infrastruktur sebuah jaringan komputer dengan sekala jaraingan komputer untuk LAN sampai WAN. Untuk mendapatkannya ada tinggal request untuk ujian 640-863 DESGN.

 Cisco Certified Entry Networking Technician (CCENT)
Sertifikat ini memang kurang tenar karena memang ini khusus banar-benar untuk seorang teknikal support. Kemampuan yang dimiliki untuk seorang teknisi yang bisa instalasi, mengoperasikan dan troubleshooting jaringan komputer. Untuk mendapatkan sertifikat ini cukup dengan mengorbankan uang seniali $ 100 untuk ujian 640-822 ICND1 ( Interconnecting Cisco Networking Devices Part 1).

 Cisco Certified Internetworking Expert (CCIE)
Merupakan jenjang tertinggi dalam jalur sertifikasi Cisco yang artinya pemangang sertifikasi ini telah mampu mengelola dan menangani berbagai permasalahan dalam jaringan sampai skala enterprise. Jenjang ini tidak mudah untuk diraih karena setidaknya kandidat harus sudah mengantongi sertifikasi CCNA dan CCNP terlebih dahulu. Tidak heran jika pemegang sertifikasi ini masih cukup langka, dan menjadi rebutan di bursa pencari tenaga TI. Menurut Kurnijanto, jumlah peraih sertifikasi CCIE ini di Indonesia belum ada 30 orang. Sementara peraih CCNP sudah lebih dari 2000 orang, dan peraih sertifikasi CCNA sudah di atas 10.000 orang.

Seseorang yang berhasil memperoleh sertifikasi CCIE benar-benar merupakan kandidat yang terpilih karena dari data Cisco kurang dari 3% peraih CCNP yang berhasil ke jenjang CCIE. Melewati ujian CCIE juga tidak mudah karena selain harus menyelesaikan soal-soal pilihan berganda dalam waktu 2 jam, peserta juga harus mampu mengkonfigurasi dan mengatasi masalah pada lokasi yang ditunjuk oleh Cisco dalam waktu 8 jam.



c. Sertifiasi Oracle

Sertifikasi Oracle bertujuan untuk membuktikan pengetahuan dan menunjukkan kemampuan keahlian anda dalam men-support produk Oracle serta dalam developing program dengan Oracle tools. Sertifikasi Oracle saat ini menjadi patokan utama untuk membangun dan mengelola bisnis dengan teknologi Oracle. Para Developer, Engineer, dan Administrator yang kompeten dengan sertifikasi Oracle semakin dibutuhkan sesuai dengan tingginya angka pemakaian software Oracle.

Ada 3 jalur yang bisa dipilih untuk mendapatkan sertifikasi Oracle:
1. Database Admisistrator (DBA)
Sertifikasi yang dibutuhkan untuk mengelola Database skala besar yang dimiliki oleh perusahaan Enterprise yang menggunakan Oracle Database. Sertifikasi ini ditujukan untuk para profesional dengan jabatan Database Administrator, Network/Systems Engineers & Integrators, Support & Implementation Specialists dan Konsultan yang bekerja dalam pembuatan dan pemeliharaan database Oracle.

2. Web Application Server Administrator
Sertifikasi ini ditujukan bagi para Web Administrator yang bekerja menggunakan Oracle9i Application Server dan sebagai kompetensi tambahan bagi para Database Administrator (DBA).

3. Application Developer
Sertifikasi ini ditujukan bagi para Developer Aplikasi Internet dengan pengalaman minimum 6 bulan yang ingin menjadi master dalam pembuatan aplikasi Oracle dengan menggunakan Oracle Forms Developer Release 6/6i atau Oracle9i Forms Developer.
Dari ke-3 jalur sertifikasi Oracle diatas, semuanya memiliki level ke dalaman pengetahuan Oracle yang berlainan, sesuai kebutuhan job role nantinya, yaitu:

 Oracle Certification Associate (OCA)
Sertifikasi OCA bertujuan untuk membuktikan adanya pengetahuan dasar dan pemahaman yang bagus akan produk Oracle. Dan disesuaikan dengan kebutuhan kerja.
OCA kemungkinan langkah awal bagi anda untuk menjajaki karir di dunia Oracle.

 Oracle Certification Professional (OCP)
Sertifikasi OCP bertujuan untuk membuktikan kemampuan dan pengetahuan untuk memanage aplikasi enterprise.
Sertifikasi ini sebagai langkah berikutnya dari OCA dan paling populer dibutuhkan oleh para employer.

 Oracle Certification Master (OCM)
Sertifikasi OCM adalah program sertifikasi Oracle yang paling tinggi tingkat kemampuannya, yang membuktikan pengetahuan paling dalam pada area spesialisasi Oracle.
Untuk mendapatkan sertifikasi OCM para kandidat harus lolos 2 hari ujian praktek yang menuntut kemampuan dan keahlian berbagai permasalahan (besar) yang akan dihadapi.

Kamis, 11 November 2010

kecerdasan buatan pada mesin cuci

November 11, 2010 2 Comments
A. PENGERTIAN KECERDASAN BUATAN

Definisi dari kecerdasan buatan adalah sebuah usaha untuk membuat mesin atau komputer menjadi cerdas. Sedangkan definisi kecerdasan buatan menurut John McCarthy, 1956, AI, adalah untuk mengetahui dan memodelkan proses-proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan perilaku manusia.
2 bagian utama yang dibutuhkan untuk aplikasi kecerdasan buatan yaitu: Basis pengetahuan (knowledge base) yaitu data yang masih mentah dan, Motor inferensi (inference engine).”Basis pengetahuan akan diproses oleh motor inferensi”.

Kelebihan kecerdasan buatan:
1. Lebih bersifat permanen
2. Lebih mudah diduplikasi dan disebarkan
3. Lebih murah
4. Dapat didokumentasi
5. Lebih cepat dan lebih baik

Kelebihan kecerdasan alami:
1. Kreatif
2. Pengalaman secara langsung
3. Pemikiran luas

Kecerdasan buatan pada bidang AI :
a. System pakar
b. Pengolahan bahasa alami(natural language processing) “Language Translator, Text Summarization”
c. Pengenalan ucapan (memberikan instruksi dengan suara, alat bantu baca untuk tuna netra)
d. Robotika dan system sensor (mesin cuci, robotika)
e. Computer vision (pengenalan pola sidik, pengenalan tulisan)
f. Intelligent computer-aided instruksion (computer sebagai tutor)

Soft computing adalah inovasi baru dalam menbangun system cerdas, misal:
a. Logika Fuzzy
b. Jaringan Syaraf Tiruan (neural network)
c. Probabilistic Reasoning (mengakomodasi ketidakpastian)
d. Evolutionary Computing (optimasi) Algoritma Genetika

Dalam kehidupan sehari-hari, kita banyak menjumpai alat-alat yang menerapkan teori kecerdasan buatan dalam pengoperasiannya, diantaranya TV tuner, mesin cuci otomatis, robot, mainan anak-anak, sistem permesinan pada mobil, alat kontrol proses di industri (industri makanan, industri perminyakan, industri tekstil, dan sebagainya. Untuk menjalankan fungsinya, alat-alat ini ditanamkan chip atau mikrokomputer yang telah diprogram sesuai kebutuhan.
Dikatakan sebagai mikrokomputer bukan ditentukan oleh ukuran fisik, tetapi lebih ditekankan pada banyaknya fungsi yang mampu dilakukan dan kecepatan memproses data serta kapasitas memori yang dimilikinya.

Semua mikroprosesor (jantung dari computer) mempunyai dua tipe siklus mesin, yaitu:
1. Siklus membaca
Selama siklus membaca, CPU membaca sebuah lokasi memori (RAM), lalu menempatkan alamat lokasi memori tersebut pada bus alamat. Setelah alamat diterima, memori menempatkan data yang tersimpan padanya ke bus data. Setelah itu, CPU akan menggerendel (latch) informasi tersebut pada akhir siklus.
2. Siklus menulis
Selama siklus menulis, CPU menulis data lokasi memori. Alamat ditempatkan pada jalur bus alamat dan pada saat yang hamper bersamaan, data ditempatkan pada jalur bus data lalu RAM menggerendel informasi tersebut pada akhir siklus.

Jalur kontrol:
Sebuah atau beberapa buah jalur kontrol akan memberitahu memori, chip I/O dan peripheral jika siklus membaca dan menulis telah selesai dan data telah digerendel.


B. SEJARAH MESIN CUCI

Diciptakan berdasarkan gerakan tangan manusia di papan cuci, mesin cuci pertama kali dipatenkan di Amerika Serikat pada tahun 1846 dan bertahan pada akhir 1927. Awalnya, mesin cuci listrik menggunakan motor yang diputar di dalam tabung, namun motor tersebut tidak terlindung sehingga air cucian sering menetes dan menyebabkan sirkuit pendek dan hentakan. Pada 1911, mesin cuci telah dilengkapi dengan silinder berbahan metal dan tertutup.

Produsen mesin cuci menghadapi tantangan berkaitan dengan perkembangan teknologi tersebut, yaitu menemukan motor yang sesuai dan memastikan bahwa pengguna tidak tersengat listrik. Pada awal perkembangannya, mesin cuci menggunakan rantai, sabuk, poros dan roda gigi.

Untuk mengatasi hambatan awal dalam penggunaan mesin cuci, motor tenaga kuda fraksional mulai digunakan. Kekuatan motor ini biasanya hanya 1/8 atau ¼ daya kuda motor pada mesin pertama, mesin ini diproduksi oleh Westinghouse.
Untuk mencegah sengatan listrik, stator dan rator mesin dibungkus dan dilengkapi kipas untuk mencegah panas.

Dari perspektif kepuasan konsumen, mesin yang akan mencuci pakaian tanpa merobek-robek perlu dikembangkan. Ini berarti mesin harus dioperasikan dengan kecepatan yang berbeda. Untuk mengatasi masalah tersebut , jatuhnya air ke pakaian pada mesin cuci melalui agitasi perlu dikembangkan

Beatty Brothers dari Fergus, Ontario merupakan perusahaan pertama yang memproduksi mesin cuci agitator, menggunakan tabung tembaga nikel atau nikel-kromium berlapis. Di AS, perusahaan pertama yang mengadopsi teknologi agitator adalah Maytag. Orientasi vertikal mesin ini menjadi standar industry menggantikan sumbu putar horizontal pada mesin sebelumnya.

Pada 1920-an, lembaran logam dienamel putih menggantikan tabung tembaga dan kaki besi bersudut. Pada awal 1940-an, baja dienamel digunakan karena lebih bersih, lebih mudah untuk membersihkan dan lebih tahan lama, juga dirancang untuk memperpanjang umur motor

Perkembangan selanjutnya dari mesin cuci adalah pemasangan alat pengatur waktu yang memungkinkan mesin diset untuk beroperasi sesuai siklus sehingga pengguna tidak perlu terus memonitor jalannya mesin cuci.

Pada awal 1950-an, banyak produsen Amerika memasarkan mesin dengan fitur tombol pengering yang menggantikan proses memeras pakaian yang menyebabkan terkilir. Pada 1957, GE memperkenalkan mesin cuci yang dilengkapi dengan 5 tombol untuk mengontrol suhu mencuci, suhu membilas, kecepatan mencuci dan kecepatan putaran.

Mesin cuci digerakan oleh motor listrik satu fasa. Motor ini dapat bergerak dua arah untuk mengucek pakaian saat di cuci. Motor dihubungkan ke bak cuci atau agitator dengan belt dan roda pemutar (pully).

Mesin cuci terbagi atas dua tipe pengisian, yaitu:
1. Mesin cuci yang pengisiannya dari depan (front loading), biasanya proses pencucian pada mesin cuci ini sudah otomatis, mulai dari tahap pencucian sampai pengeringan.
2. Mesin cuci yang pengisiannya dari atas (top loading), proses pencucian pada mesin cuci ini ada yang sudah otomatis dan ada juga yang tidak. Untuk mesin cuci ini terbagi lagi atas 2 tabung dan 1 tabung. Perbedaan ini bukan hanya terletak pada bukaan (tempat pengisian pakaian) tetapi juga perbedaan dalam hal penggunaan air, listrik, teknologi dan hasil pencucian.

Proses pencucian dengan mesin cuci diawali dengan memasukkan pakaian kotor ke dalam tabung cuci. Kontrol akan mendeteksi berat pakaian dan mengatur level air, waktu cuci, waktu bilas, waktu pengeringan dan waktu buka katup air masuk (water inlet valve). Setelah level air tercapai, katup air masuk akan ditutup dan agitator mulai berputar untuk menciptakan pusaran air.

Bila kontrol telah mendeteksi habisnya waktu cuci, motor akan berhenti memutar agitator dan katup buang pun dibuka untuk membuang air hasil pencucian, kemudian tabung akan berputar untuk membuang sisa-sisa air yang ada di dalam pakaian.
Setelah katup bilas ditutup dan katup air masuk dibuka, air masuk ke dalam tabung sampai cukup level kemudian katup air masuk ditutup dan mesin mulai membilas. Jika waktu bilas sudah habis, maka kontrol akan membuka katup buang untuk membuang air bilasan. Proses pengeringan akan dilakukan setelahnya dengan meutar tabung mesin cuci. Jika telah selesai maka mesin cuci akan berhenti secara otomatis dan ini menandakan bahwa proses pencucian telah selesai.

Terdapat beberapa perbedaan antara mesin cuci bukaan atas 2 tabung dan 1 tabung. Proses mencuci dan mengeringkan pada mesin cuci dengan 2 tabung dilakukan di dalam tabung yang berbeda. Proses pencucian pada jenis ini dilakukan baling-baling yang berputar di dasar tabung. Sedangkan pada mesin cuci 1 tabung, proses mencuci dan mengeringkan dilakukan di dalam tabung yang sama. Tabung ini juga ikut berputar saat proses pencucian.

Dalam hal penggunaan air, mesin cuci bukaan atas menggunakan air lebih banyak daripada mesin cuci bukaan depan. Hal ini karena air pada mesin cuci bukaan atas harus diisi sampai penuh. Sedangkan pada mesin bukaan depan, air akan dikeluarkan sedikit demi sedikit selama proses pencucian. Secara umum, daya yang dipakai pada mesin cuci bukaan atas atau bukaan depan hampir sama, yaitu sekitar 300 W. Namun, pada mesin cuci bukaan depan terdapat fasilitas tambahan untuk mencuci dengan air panas dan daya yang dibutuhkan untuk menggunakan fasilitas ini sekitar 2000 W.

Perbedaan yang paling dasar dari kedua jenis mesin cuci ini adalah teknologi yang dipakai. Mesin cuci bukaan atas berputar secara horizontal, menyebabkan air yang ada di dalamnya membentuk pusaran air yang menyebabkan pakaian saling melilit. Sebaliknya, mesin cuci bukaan depanberputar secara vertical menyerupai perputaran roda dan menyebabkan pakaian selalu jatuh ke bawah. Hasil pencucian mesin cuci bukaan depan juga lebih baik dari mesin cuci bukaan atas, karena teknologi yang digunakan menerapkan metode gaya gravitasi. Tingkat kekeringan yang dihasilkan mesin cuci jenis ini juga lebih baik, yaitu mencapai 95% sedangkan mesin cuci bukaan atas hanya menghasilkan 70% tingkat kekeringan.

Komponen-komponen mesin cuci serta kegunaannya:
1. Leveling Feet, berfungsi mengatur kedataran mesin agar tidak terjadi getaran atau vibrasi saat mesin beroperasi.
2. Motor, berfungsi untuk memutar agitator yang akan mencuci pakaian.
3. Agitator, bilah yang dapat bergerak memutar bolak bali, berfungsi untuk menciptakan pusaran air untuk mengucek pakaian.
4. Tabung atau drum, tempat pakaian kotor yang akan dicuci.
5. Lid Switch, berfungsi mengontrol tutup (lid) apakah dalam keadaan terbuka atau tertutup (bila tutup mesin cuci dalam keadaan terbuka maka mesin cuci tidak bias beroperasi), bisa juga berfungsi sebagai pengaman.
6. Control dan Monitor, merupakan otak mesin cuci. Berfungsi mengatur waktu cuci, waktu bilas, level air dan waktu pengeringan pada mesin cuci otomatis. Dengan alat ini mesin cuci akan bekerja otomatis mulai dari pakaian kotor masuk sampai kering.
7. Water inlet valve, berfungsi mengatur air yang masuk ke mesin cuci berdasarkan perintah alat kontrol.
8. Drain Hose, saluran buang untuk air hasil pencucian.


C. KESIMPULAN

Mesin cuci adalah salah satu bentuk kecil dari pengembangan kecerdasan buatan. Butuh waktu dan penelitian panjang untuk mendapatkan fungsi mesin cuci sesuai dengan keinginan pengguna seperti sekarang ini. Namun, tidak semua mesin cuci memiliki karakteristik yang sama. Keinginan manusia untuk selalu menginginkan kemudahan, memacu penciptaan mesin cuci dalam membantu pekerjaan rumah tangga sehari-hari. Masih diperlukan lebih banyak waktu dan pengembangan lagi untuk memenuhi kepuasan manusia. Saat ini, mesin cuci yang beredar hanya memproses pencucian, pembilasan dan pengeringan. Teknologi terbaru yang ada pada mesin cuci di beberapa Negara maju adalah proses merapikan pakaian (menyetrika) dengan menggunakan uap panas. Namun tidak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti mesin cuci tidak hanya melakukan proses pencucian, pembilasan, pengeringan dan merapikan pakaian, tetapi juga melipat pakaian.
Penemuan teknologi untuk memperkecil daya listrik yang dipakai mesin cuci juga diperlukan, karena di Negara kita sendiri pun pemasangan listrik untuk rumahan diatur dan dibatasi secara ketat. Sehingga masih banyak pihak yang belum dapat merasakan fasilitas mesin cuci. Selain harga yang cukup mahal dan tidak terjangkau oleh banyak kalangan.


D. SARAN

Banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggunakan mesin cuci. Tidak hanya masalah jenis, teknologi yang digunakan tapi juga harga dan perawatannya. Berbeda dengan Negara maju seperti AS atau Eropa dimana pengguna mesin cuci adalah end user sendiri bukan seperti kita di Indonesia yang masih manja dengan menggunakan pembantu sehingga resiko kerusakan pemakaian juga harus benar-benar diperhitungkan, apalagi bila mesin cuci sudah tidak dalam masa garansi.
Fasilitas mengeringkan pakaian pada mesin cuci juga tidak terlalu berpengaruh besar karena Indonesia sendiri adalah Negara dengan cahaya matahari yang melimpah, faktor ini juga perlu dipertimbangkan. Namun, jika kesibukan menjadi alasan utama dalam penggunaan mesin cuci, itu sah-sah saja.

Terakhir, pilihan merk dan desain juga mempengaruhi pilihan anda dalam menentukan mesin cuci yang akan digunakan. Pengguna mesin front loading masih terbatas oleh segmen premium, merk yang beredar didominasi oleh merk Eropa atau Amerika seperti Electrolux, Domo, Frigidaire, La Germania dan Maytag. Di samping itu, ada merk Korea yang juga cukup kuat seperti LG dan Samsung. Sedangkan untuk merk Jepang hanya terbatas pada Sharp. Dan nilai lebihnya, Anda bisa memadukannya dengan desain interior seperti dapur dimana kehadiran mesin cuci front loading yang desainnya stylish pasti mengundang lirikan mata tamu ke arah benda ini.